Salam Militis!
Tidak…tidak hanya terimakasih yang bisa aku ucapkan. Aku juga bisa mengucapkan salam untuk anda, kalian, dan mereka disana. Salam Militis !.
Mungkin ya, mungkin tidak, keningmu dan kening mereka berkerut melihat dan membaca kata ¨extremusmilitus¨ yang kuangkat, tapi keningku tidak, meskipun memang keningku juga berkerut ketika aku belum tahu. Aku tahu, karena kalau aku tidak tahu aku tidak mungkin memberitahu…
Satu kata dibentuk dari dua kata: Militus yang artinya Pejuang dan Extremus yang artinya Terakhir. Ya, Pejuang Terakhir yang belum tentu berakhir. Ya, memang akan selalu ada akhir, tetapi setidaknya aku bisa berbuat bukan untuk terakhir kalinya dan berjuang dengan cara-ku sendiri, karena yang terakhir adalah pemenang bukan yang pertama, dan aku, kamu, kita ingin menjadi pemenang. Menang melawan diri, tekad dan tujuan.
Sekali lagi selamat datang, Salam Militis!
extremusmilitis TAGS: Rumah-Ku, Extremus-Militis
Technorati TAGS: rumah, aneh, cerita, dengar, informasi, musik, opini, otak, teknologi, extremus, militis
DIarsipkan di bawah: Extremus-Militis, Rumah-Ku





























Jadi ingat sama Cochise sama Geronimo yang berjuang sampai akhir…
Sosok-sosok yang mengagumkan, ya?
@alex
hiehiehie…tahu aja neh pahlawan Indian yang emang sebagian besar kisah mereka jadi inspirasi buat aku
Wih, nama yang hebat, tuh. Pejuang terakhir yang belum tentu berakhir. Memang sih, hidup manusia itu terus mengalir, penuh dinamika. Yang sering muncul nih pertanyaan seperti ini, Bung. “Berjuang untuk Hidup” atau “Hidup untuk Berjuang”, hehehehe: D
*Sekadar bercanda*
Ada yang lupa memberikan ucapan salam.
Salam militis!!!
@Pak Guru Sawali
Salam Militis!!! juga Pak Guru
Sepertinya sih aku lebih condong ke Berjuang untuk Hidup, karena kalau kita tidak berjuang, kita gak bakalan bisa survive di dunia yang liar ini
Tapi Hidup untuk Berjuang juga sangat pantas untuk dipergunakan untuk meng-ingat-kan kita kalau kita emang terlahir untuk memperjuangkan kehidupan kita dan sesama
ternyata ini toh artinya… *manggut-manggut*
@danalingga
nah lho, akhir-nya kita bisa sama-sama mengerti
hmm pejuang terakhir rupanya…dari indian y
slm militis aja dech…
klo aq mah salam kenal aja
extremusmilitis artinya sangat bagus. tapi tidak sama khan dengan extremismilitia

@willmen46

Salam Militis!!! Juga Yaks
Thx udah mampir…
@RM
Tidak, jelas tidak sama karena seorang pejuang tidak harus jadi seorang ekstrimis bukan?
gawat juga ya namanya. :p
last of the mohicans yah …
@anton
ndak gawat-gawat ama kan bro?
@papabonbon
mungkin ya, mungkin tidak
salam…
pejuang terakhir, sampean juga agak suka dengan kisah2 menyedihkan kayanya cerita2 sedih tentang kepahlawanan di ambang kemusnahan…
Ooo… saya jadi tahu artinya extremus militus itu….
tapi koq ngambil maskotnya orang Apache Indian sih?? Ada keturunan langsung ya?
Salam kenal.
Pak Extremus Militis…(Ealah, aku kok njejak Pejuang Terakhir ini ‘Bapak-Bapak’ toh. Padahal tak ada ‘dasar hukum’ yang memperkuat itu..). Sebenarnya.., apa sih yang sedang Bapak (maksa!) perjuangkan itu?
asu
wah, semangatnya terasa sekali!
salam perjuangan!
Dari pengertian Pejuang Terakhir anda, berarti setiap orang bisa donk menjadi seperti itu…
@reeyo
Mungkin tidak melulu ke-sedih-an-nya yang men-jadi fokus dan bukan final-nya yang men-jadi target
Tapi proses-nya yang harus kita sama-sama pelajari. Thanks yaks udah mampir
@siapaindra
Bagus dong kalau sekarang udah tahu, jadi gak penasaran lagi
Keturunan langsung secara fisik mah nggak ada, tapi jiwa, hati, dan ke-berani-an itu yang mungkin aku miliki
@Dadang Kadarusman
Hahaha, nggak usah panggil Bapak dong Mas, cukup extremusmilitis a.k.a EM aja bisa kok
Tiap saat, tiap langkah dalam kehidupan kita adalah sebuah per-juang-an, memperbaiki yang seharus-nya di-perbaiki adalah juga per-juang-an, men-capai apa yang seharus-nya kita capai juga adalah bentuk dari per-juang-an, dan masih banyak lagi
@gaplekasu
Terima kasih untuk makian-nya
@fiona verisqa
Thanks, Salam Militis!!!
Terima kasih udah mampir yaks
@purmana
Yupe, setiap orang bisa. Bukan hanya aku, anda, atau individu. Kita semua bisa men-jadi pejuang dalam mem-perjuang-kan kehidupan kita yang cuma sementara ini. Thanks
izinkan saya untuk bergabung dalam barisan pejuang terkakhir namun belum tentu berakhir.
salam kenal dari pendatang baru.
salam milistis
Menjadi keharuan sejarah dalam kontradiksi yang terjadi membekaskan sesuatu, kesadaran subyektif kita akan material kontradiksi tersebut kadangkala tidak diinginkan. Inilah dunia kenyataan obyektif yang harus dengan kesadaran sejati kita berdialektika, bukan berarti “pasrah”. Kuantitatif menuju kualitatif perubahan tersebut harus terus kita majukan melalui jalan revolusi, walaupun kita akan menjadi jelaga dari api…
SALAM MILITIS