Alkisah, aku lagi dengan gagah nya membawa alat yang biasanya sih digunakan untuk nelpon (lupa namanya…), milik pak menejer-ku yang rada agak oon, padahal katanya expatriat itu experience-nya extra large. Oh iya ini alat juga dimiliki mulai dari anak kecil yang masih cadel ampe orang tua yang udah bau tanah (bahkan ada yang dibawa ke alam kubur bawah tanah).
Nah, konon-nya nih alat itu lagi rusak yang bikin pak menejer mencak-mencak, dan sedikit stress (kalau gak mau dibilang gila), katanya sih ini ada sejarah-nya.
Oh iya ampir lupa kalau tadi aku lagi jalan dengan gagah. Setibanya di tempat service, aku langsung dengan pede-nya nanya ke tuh tekhnisi:
“Bang, ini masalahnya apa ya? Kok kedengaran, tapi gak bisa di dengar?“
“Lho kok?“, jawabnya, aku bales “Aku nanya kok situ nanya dasar oon…“
“Itu hape (fiuuuhhh, akhir-nya nama alat itu revealed juga), rusaknya kenapa?”, dia langsung buru-buru jawab.
“Gak tahu neh, tadi pak menejer-ku, kaya ayam kehilangan telur, katanya gak bisa denger sama sekali, orang mo teriak kek, orang mo nyanyi, apalagi orang yang mendesah“, aku bales lagi.
“Ok, sini aku periksa“, dan dengan gaya seorang tekhnisi kelas wahid, dia pun mulai bongkar sana, bongkar sini, dan ntah berapa kali tuh multitester diidupin dan dimatiin. Setelah, setengah jam dengan keringat sebesar jagung yang udah ngalir di jidatnya, dia langsung lapor:
“Hahahahaha, ini hape-nya“
“Lho kok ketawa ketiwi, ini kan belum Juma’t Kliwon, dan belum saat-nya setan-setan gentayangan ngerasukin“, aku bales dengan ketus. Ya jelas ketus, lha wong, dia tiba - tiba kekeh-kekeh kaya orang gila gitu
Eh dia malah ngomong sambil bisik - bisik:
“Bang, maaf lho ini bang, sebenarnya yang masalah itu bukan hape-nya, tapi….“, dia agak ragu jawabnya, “Apa cepetan !!!“, aku desak dengan mimik seram bahkan mungkin lebih seram dari sesuatu yang gentayangan di The Excorsist, eh dia malah nyaranin “Bang, ntar jangan lupa beli cutton bud ya?“, “Lho kok?“, sekarang malah aku yang bingung….
“Iya neh, soalnya kayanya masalahnya ada di “kuping”“, dia senyam senyum…wakakaka, aku langsung ketawa dengan keras, dan nyadarin, pantesan dia dari tadi kaya orang gila…hahaha, mungkin hampir 1/2 jam aku masih belum bisa berhenti ketawa, (yang bikin aku takut, syaraf ketawaku udah rusak)
Dan kembali dengan gagah, aku kembali ke kantor yang tercinta, dengan membawa kembali hape sang pak menejer plus cutton bud sesuai yang disaranin ama tuh tekhnisi, dan dengan tegas mengembalikan hape+ itu dan berkata:
“Sir, you don’t have any problem with your phone, the problem was with your ear, and look at this, i’ve bought some for you“
Dia bukannya marah, malah terkekeh-kekeh juga, dan dengan senyum simpul dia ngomong:
“Oh, i’m sorry, i forgot to told you that yes, i’ve problem with my ear”

extremusmilitis TAGS: Aneh-Ku, Cerita-Ku
Technorati TAGS: informasi, cerita, opini, aneh, dengar, design, extremus, militis, film, musik, otak, teknologi, rumah





























ah pantas tiba2 saya terdorong untuk mampir ksini
ternyata ini toh penyebabnya…
@caplang
thanx udah mampir ya bro, sering-sering aja
emang apa sebabnya?
Ini postingan untuk pamer hape baru kah?
*hembus fitnah*
@alex
ini mah bukan hape baru, tapi
hapekuping rusakhalah, ternyata ….
antara kuping dan saya…
#danalingga
ternyata…gak ada kuping hape gak laku, gak ada hape kuping nganggur
*angguk - angguk, geleng - geleng*
#caplang
*pura - pura bersiul*
kacau deh…………….
@ari
He-e iya