Jodoh Di Tangan Tuhan ?

trueloveyd2.gif

Prologue:

Berangkat dari diskusi-ku dengan yang ngaku-nya manis lagi imut terus :mrgreen:, aku dengan lugu-nya plus sedikit paksaan :twisted: menceritakan ke Siwi alasan-ku masih nge-jomblo ampe saat ini, di-umur-ku yang se-begini *halah sok tua* (minjem istilah siwi). Kesimpulan-nya yah aku ngerasa kalau sulit sekali buat nge-dapet-in cewek-cewek yang gak labil di zaman sekarang ini. Semua-nya udah ter-kontaminasi dengan pikiran negatif tentang cowok yang terlalu gaul-lah, suka nge-mainin anak gadis orang-lah, tipikal habis manis sepah dibuang-lah, dan lebih ekstrim-nya lagi cowok-cowok sekarang lebih di-curigai meng-guna-kan prinsip, “Easy Come, Easy Fuck, Easy Go:twisted:

Tidak, aku gak mau mem-pertentang-kan tentang masalah ini itu urusan pakar-pakar cinta, itu urusan nanti. Justru, sekarang aku ingin ceritain pengalaman pribadi-ku dulu, sekedar untuk dibaca boleh, untuk di-jadikan bahan perbandingan juga boleh, dan ini kisah yang sebenar-nya aku alamin (sumfeh ane zuzur), gak aku tambahin dan gak aku kurangin hanya di-persingkat saja sebelum semua-nya ke-tiduran ;) . Oh ya, cerita ini bukan dengan cinta pertama-ku, tapi dengan seseorang yang pertama kali benar-benar aku cinta-i dan men-cintai-ku.
Sebuah kisah tragis (sangat gak mirip ama T*****c, jadi bagi para penggemar film yang satu itu, jangan harap!!! :twisted: ) .

Dan sebelum aku mulai, aku minta maaf (lagi?) kalau teman-teman militis pada kecewa kalau ternyata seorang pejuang juga bisa punya cinta (ndak melulu ngurusin perjuangan) :lol: , trus maaf juga kalau aku gak bisa men-cerita-kan-nya dengan lebih romantis (aku ndak bisa) :mrgreen:

Begini cerita-nya:


true_love_rw_hg_by_alicat12.gifDua belas tahun yang lalu, setelah ngadu ayammemadu cinta 3 tahun lama-nya dengan semua kenangan yang emang kami udah lalui bersama, contoh-nya: Ya, aku masih ingat, dulu dia pernah nelpon aku jam 11 malam, minta aku jemput dia dan harus bawa gitar di gerbang belakang asrama ke-perawat-an (ya dia seorang Perawat), hanya untuk duduk berdua di pelabuhan, dia kangen aku dan pengen nyanyi dan aku maen gitar. That’s all folks, jadi jangan berpikir macem-macem :twisted: . Aku dengan terpaksa ninggalin pacar-ku itu *nama di-samar-kan* karena harus nempuh kuliah di sebuah negerikota yang katanya kalau Siang itu Kota Pelajar, tapi kalau Malam kota Ayam Kampus. Dan tahu gak kalau pada saat perpisahan itu, aku jadi pemecah rekor sebagai orang pertama yang ngelakuin adegan nyium orang di tengah keramaian pelabuhan, berdasarkan catatan Syahbandar pelabuhan-ku. Bukan karena aku nafsu, tapi karena aku cinta.Setahun sudah kami pisah, ketika berhubung dengan pekerjaan-ku (garepin skripsi pemrograman sistem informasi orang-orang berduit) yang aku lakukan di-sela-sela kesibukan-ku sebagai mahasiswa, aku harus berpisah satu minggu lama-nya dengan kamar kost-ku yang nyaman ke sebuah gubuk yang di-sulap jadi kantor kecil-kecilan. Dan ketika itu juga tepat se-hari sesudah aku ber-migrasi untuk sementara, dering telepon di kost-ku yang men-cari aku selalu mengganggu tenang-nya kehidupan Bapak dan Ibu Kost-ku yang baik, belum lagi telepon itu selalu berdering siang dan malam hanya untuk mencari aku. Dan seperti udah di-tebak kalau sang penelepon itu adalah orang yang sangat ku-kasihi selain Tuhan-ku dan Orang Tua-ku.Seminggu sudah aku ber-jibaku dengan pe-kerjaan yang lumayan bisa meng-hasilkan uang yang cukup buat 6 bulan kiriman anak kost, yang waktu itu rata-rata nilai 250 ribu rupiah sebulan aja udah hebat, aku akhir-nya bisa bertemu lagi dengan kasur-ku yang empuk, ketika telepon itu berdering lagi ntah untuk ke-berapa kali-nya, dan dengan wajah mirip Bu Subangun di serial Keluarga Rahmat – TVRI, ibu kost-ku memanggil dan menyuruh-ku untuk segera menerima telepon itu sebelum dia akan menutup-nya dengan paksa :( .Persis ketika gagang telepon nempel di-telinga-ku, teriakan itu terdengar di ujung sana, men-caci maki aku, dan ber-tanya dengan tegas apa alasan-ku tidak nerima panggilan telepon-nya selama seminggu penuh. Aku jelasin alasan-nya dengan setenang mungkin, dan akhir-nya dia bisa mengerti, walaupun pengertian-nya itu ternyata dilanjut-kan dengan kata-kata:

Ini terakhir sekali aku telepon kamu, karena seterus-nya gak bakalan mungkin“, ujar-nya di seberang sana
Eh jangan gitu, masa sih gara-gara ini aja kamu lantas gak mau nelpon aku lagi, kan kamu orang yang paling manis, paling ngerti aku, paling baik se-dunia“, balas-ku dengan nada sedikit merayu dengan kata-kata yang basbang.
Aku serius!!!, Kamu dan aku udah gak bisa jalan lagi, semua-nya udah terlambat“, teriak-nya dengan tetap keras
Apa kamu udah gila???, Se-enak udel-mu aja mutusin gak jelas alasan-nya, terlalu kekanak-kanakan!!!“, emosi-ku udah mulai naik.

Ya wajar, masa sih ampe segitu-nya :( . Tapi kemarahan-ku itu ndak berlangsung lama, ketika akhir-nya setelah kami sama-sama terdiam, aku mendengar suara tangisan di-ujung sana, tangisan yang gak dibuat-buat, tangisan kesedihan.

Maaf, maaf ya, aku janji gak bakalan marah lagi deh“, spontan aku berusaha buat ngeredain ke-sedihan-nya
Bukan, aku gak marah sama kamu, aku juga gak benci ama kamu, aku hanya sedih kenapa kok seperti ini? Kenapa waktu aku nelpon kamu seminggu penuh itu kamu malah gak ada di-kost, padahal aku udah niatin lari dari rumah, pengen lari ke kamu, tinggal bersama kamu dan hidup bersama kamu. Kenapa?
Lho…lho, ada apa ini?, Kok pake lari-lari segala?“, tukas-ku dengan tidak sabar
Ya, aku sekarang udah punya SATPAM, orang gila yang ntah gimana cara-nya bisa ngerayu keluarga-ku buat maksa aku, dan sial-nya sekarang udah jadi suami sah-ku“, tangisan-nya semakin men-jadi-jadi
Aaaappppppaaaaaa…..?????????“, sontak aku kaget dengan mulut ternganga lebar-lebar
Proses Pernikahan-ku baru kelar kemarin, dan hari ini aku udah sah jadi istri orang gila itu, aku gak tahu harus berbuat apa, aku gak tahu mo ngadu sama siapa, kamu juga gak ada, jadi dengan terpaksa, aku harus nerima, kamu tega biarin aku seperti ini“, tangisan-nya semakin menjadi-jadi. Dan bukan, hanya tangisan-nya, aku, ya aku yang sejak umur akil balig gak pernah ngenal air mata, akhir-nya ikut menangis, gak tahu mo marah ama siapa, marah ke diri sendiri, atau marah ke dia, atau marah ke yang Di-Atas
Kamu masih disitu???“, pelan suara-nya kedengaran di-ujung sana
Ya, aku masih di-sini, aku gak tahu mo ngomong apa, aku gak bisa ngomong, aaarrrrggghhh….“, rasa-nya puluhan ton semen beku meng-hujam kepala-ku, ampe ibu kost-ku ter-kaget-kaget mendengar teriakan-ku
Aku minta maaf, dan aku udah maafin kamu juga, terima kasih untuk semua kasih sayang kamu ke aku, aku janji biar tubuh-ku dimiliki oleh dia, hati-ku tetap untuk kamu“, ujar-nya tidak jelas, dengan tangisan yang masih saja keras

Ceklek, telepon itu aku matiin, aku diam, aku gak sadar, aku sakit.


Sekarang semua-nya udah berlalu, udah lama aku bisa nge-lupa-in sakit hati itu, tidak aku tidak sakit hati sama dia yang emang bener-bener aku sayang dan juga menyayangi aku, bahkan dia ampe mau berjuang untuk lari bersama-ku meskipun gak jadi pada akhir-nya. Aku sakit hati akan keadaan yang terjadi, se-andai-nya saja aku waktu itu tidak ada kerjaan, sendainya saja…sigghhh :roll: , tapi aku bisa kuat karena pada akhir-nya aku bisa berkata pada diri sendiri dan yakin kalau Emang Betul Jodoh Itu di Tangan Tuhan, dan semua itu udah diatur-Nya. Coba, kenapa aku harus sibuk dengan pekerjaan-ku pada saat dia juga sedang berusaha untuk menghubungi-ku, kenapa situasi-nya seperti itu, itu semua udah diatur-Nya, aku yakin itu. Dan aku berdoa untuk kebahagiaan-nya.Epilogue:

  1. Sampai sekarang mereka masih sebagai pasangan suami istri, tapi dengan catatan, tiap tahun bahkan ampe tahun kemarin dia pernah dan masih menanyakan ke aku, apakah aku masih nerima dia kalau dia minta cerai dengan suami-nya, yang jelas-jelas aku larang dengan jawaban yang cukup aku sendiri yang tahu, biar-lah dia bahagia dengan keluarga-nya.
  2. Anak pertama-nya diberi nama persis dengan nama-ku 8) , bahkan aku udah pernah ketemu dengan anak-nya yang cakep, untung gak mirip aku :twisted: . Ya iya-lah emang kita belum pernah ngapa-ngapin kok, sumpah!!!, jadi hilang-kan semua kecurigaan gak beralasan itu yaks :lol:

Thanks, udah mo ngebaca cerita-ku ini, sekali lagi ini emang kisah nyata dari masa lalu-ku yang gak aku tambah atau kurangin, semua-nya seperti ada-nya, mungkin gak ada arti-nya sih buat teman-teman semua. Dan moral cerita-ku ini adalah, kalau kita harus siap untuk segala akhir yang kita alami ketika kita sedang menjalin hubungan dengan seseorang yang kita sayangi, karena semua itu udah diatur oleh Tuhan, Dia punya rencana untuk kita, karena “Segala Sesuatu-nya Itu Indah Pada Waktu-nya“. Jadi berpikir-lah positif, meskipun itu susah, tapi pasti kita bisa menjalani-nya. Akur???

Update: Berhubung banyak-nya komen-komen yang secara sengajatidak langsung men-curigaiduga postingan ini sebagai bentuk kebohongandari karya sastra, maka dengan ini aku memutuskanmenegas-kan kembali kalau ini bukan sinetron, hoax, cerpen atau selainjenis-nya. Ini benar-benar cerita yang di-angkat dari kisah nyata. 

[catatan: gambar diambil dari sini dan dari sini]

80 Tanggapan

  1. Pertamax juga deh

  2. keduaxx haha

  3. hattrick wuahahahaha
    lom baca ceritanya mo baca dulu ya..

  4. *ambil tissue

    Hiks..hiks…. nyedihin bgt.. :(

  5. Umur.. Jodoh…Kematian…Semuanya ada di tangan Tuhan. *sok bijak

  6. wo ina edan lansung disikat smua

  7. akan tetapi kita semua tidak boleh melupakan yang namanya

    H E T R I X X X …….

    ps : kok nga dibikinin jd sinetron aja yach?

  8. Almasssssssssssss………….!!!!!!!!!!!!!

    *kesal batal hetrixxxx

  9. hetrixxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

  10. *miris sekaligus seneng ngelihat almas dan ina* :twisted:
    halah, ady ikut-ikutan nyamfah lagi, :cry:

  11. @extermusmilitis

    *miris sekaligus seneng ngelihat almas dan ina*

    itu yg namanya jodoh tau!! :evil:
    wwakakkakakka :lol:

  12. hmm yg nama nya jodoh skrng susah ditebak
    ada yg bilang ditangan tuhan..
    ada yg bilang ditangan ibu bapak
    ada yg bilang ditangan individunya sendiri

    klo pun skrng..mybe kita masih percaya dengan sebutan jodoh ditangan tuhan..but kita harus juga berusaha untuk mendapatkan jodoh kita..apa pun and gmn pun itu..cos kalo diem aja masa iya jodoh akan datang…mybe bisa saja tapi kemungkinan kecil bgt

    bener ngk tuh bro..???

  13. ini curhat? :D

  14. aku tau kamu sedih…
    aku tau, dia sayang banget sama kamu…
    tapi plis deh…
    masa anak pertamanya dikasi nama MusMus sih?

    kasian banget ituh anak?harus menanggung depresi seumur hidup? :cry:

    sedihnya…

  15. Gila bro, nasib percintaan lo kek sinetron. Semoga dikau sukses di kisah sinetron berikutnya. Amin.

    *serius ini*

  16. Dua belas tahun yang lalu, setelah ngadu ayammemadu cinta 3 tahun lama-nya dengan semua kenangan yang emang kami udah lalui bersama, contoh-nya: Ya, aku masih ingat, dulu dia pernah nelpon aku jam 11 malam, minta aku jemput dia dan harus bawa gitar di gerbang belakang asrama ke-perawat-an (ya dia seorang Perawat), hanya untuk duduk berdua di pelabuhan, dia kangen aku dan pengen nyanyi dan aku maen gitar. That’s all folks, jadi jangan berpikir macem-macem Aku dengan terpaksa ninggalin pacar-ku itu *nama di-samar-kan* karena harus nempuh kuliah di sebuah negerikota yang katanya kalau Siang itu Kota Pelajar, tapi kalau Malam kota Ayam Kampus. Dan tahu gak kalau pada saat perpisahan itu, aku jadi pemecah rekor sebagai orang pertama yang ngelakuin adegan nyium orang di tengah keramaian pelabuhan, berdasarkan catatan Syahbandar

    ini Hoax!Hoax!sekali lagi, hoax!
    sekrisyut palesu itu hanya untuk menlebih lebihkan cerita saja…
    tidak bisa dibiarkan! :twisted:

  17. @Ady
    ternyata “dokter juga manusia”, bisa nyampah juga :mrgreen:

    @Ina

    *ambil tissue
    Hiks..hiks…. nyedihin bgt.. :(

    *nyodorin keset* :lol:

    Umur.. Jodoh…Kematian…Semuanya ada di tangan Tuhan. *sok bijak

    Amiiiinnnn…tumben :roll:

    akan tetapi kita semua tidak boleh melupakan yang namanya
    H E T R I X X X …….

    uju guneng, ratu nyamfah tetep…ndak bakalan lupa untuk nyamfah :?

    ps : kok nga dibikinin jd sinetron aja yach?

    :oops:
    ndak niat, takut siwi ama chika kecipratan rezeki juga, minta jatah kena trekbek :mrgreen:

    @almascatie

    itu yg namanya jodoh tau!! :evil:
    wwakakkakakka :lol:

    ternyata… :roll: ikut men-doa-kan, semoga…
    *di-gampar ama Ina, dan gerombolan bayut* :lol:

    @willmen46
    akur, akur bro, yang penting sih kalau nurutin kisah-ku diatas, menurut-ku gak usah di-paksain, gak usah terlalu disedih-in, malah ntar kita sendiri yang stress ;)

    @arya
    hohoho, bukan bro, bukan curhat, tapi ndongeng *halah* :mrgreen:

    @danalingga

    Gila bro, nasib percintaan lo kek sinetron. Semoga dikau sukses di kisah sinetron berikutnya. Amin.

    *serius ini*

    Amin bro. Thx untuk doa-nya. :)

    @Si Nyonya Farid

    masa anak pertamanya dikasi nama MusMus sih?

    kasian banget ituh anak?harus menanggung depresi seumur hidup? :cry:

    sedihnya…

    *ngelirik komen-na siwi, bingung mo marah, apa mo ketawa* :roll:
    wakakaka, ketawa aja deh…ngebayangin si anak depresi, keberatan nama, pake nama pejuang 8)

    @Mrs. Neo Forty-Nine
    *ngirim Siwi ke pengadilan, tuduhan pencemaran nama baik* :twisted:

  18. uh, cerita sedih di hari sabtu… :)

    Tapi apa kenangan itu masih jadi mimpi buruk ya ? Apa masih merasakan sakit sampai sekarang ?

    “Segala Sesuatu-nya Itu Indah Pada Waktu-nya“

    Betul, segala sesuatu itu indah pada waktunya. Tidak perlu ada yang dipaksakan kalau berhubungan dengan jodoh.

    *tapi ada yg bilang jodoh ditangan hansip juga lho…* :mrgreen:

  19. ah, sedih sekali kisah ini…
    mengharukan… :cry:

    sampai ada adegan pengadilan pengadilannya…
    entah kenapa, pengadilan populer banget akhir akhir ini…
    :roll:

  20. @fertob
    kalau mo jujur, sekali-sekali sih tetep masih ada ke-sakit-an itu bro, nama-nya juga manusia ;)
    dan yah, kita sejalan, gak perlu di-paksain, biar-lah berjalan sesuai dengan mengalir-nya…

    *tapi ada yg bilang jodoh ditangan hansip juga lho…* :mrgreen:

    *ntar, aku lagi konsultasi ke pak RT* :lol:

    @Mrs. Neo Forty-Nine

    entah kenapa, pengadilan populer banget akhir akhir ini…

    em…um, ngubek-ngubek detik ama okezone :lol:

  21. Ya, aku masih ingat, dulu dia pernah nelpon aku jam 11 malam, minta aku jemput dia dan harus bawa gitar di gerbang belakang asrama ke-perawat-an (ya dia seorang Perawat), hanya untuk duduk berdua di pelabuhan

    Ah… gitar memang andalan selalu untuk bikin ingat di masa depan. Lagu klasik yang mungkin sekali waktu akan dinyanyikan dalam reuni :lol:

    Belakangan kalo main gitar depan dia aku ngandelin lagu “I’ll Always Be Right There“-nya Bryan Adams :P
    Cukuplah bikin suasana hangat tiap sore. Peduli amat orang-orang pada bilang “pengamen kesasar” :mrgreen:

    Sampai sekarang mereka masih sebagai pasangan suami istri, tapi dengan catatan, tiap tahun bahkan ampe tahun kemarin dia pernah dan masih menanyakan ke aku, apakah aku masih nerima dia kalau dia minta cerai dengan suami-nya, yang jelas-jelas aku larang dengan jawaban yang cukup aku sendiri yang tahu, biar-lah dia bahagia dengan keluarga-nya.

    Ahahahaha…
    Pertanyaan yang sama yang pernah dapat dari 2 mantan dan juga kawan-kawan. Dengan alasan suaminya ndak menyayangi dia, ditanya apa aku akan terima kembali apa tidak.

    Jawabanku sederhana, bro:
    “Bilang ke dia/suaminya/suamimu… Dia udah mendapatkan orang yang dulu pernah sangat aku inginkan dalam hidup. Ada banyak orang sepertiku yang bertanya, ‘kenapa ada orang yang tidak menghargai perempuan yang justru sangat dicintai orang lain begitu ia sudah mendapatkannya sebagai istri?’. Menerima kembali? Sekali sudah memilih jalan, butuh waktu untuk mundur atau berputar kembali…”

    Rumput tetangga selalu nampak lebih hijau. Pasangan yang sudah pisah juga begitu. Sering melihat mantannya lebih bahagia. Bahagia? Apa itu? Bukankah kebahagiaan itu tercipta karena inisiatif dua pihak?

    Seperti keyakinanku: Kesetiaan itu ndak ada yang absolut. Hanya saja kenangan yang kita satukan keping-demi-keping setiap waktu yang membuat setia itu ada…

    Kata orang kampung sini: Pohon pisang pantang berbuah dua kali :lol:
    Sebenarnya ndak gitu-gitu amat sih secara mantan2 masih seksi, cuma… hidup pilihan, bukan? ;)

  22. *terperangah…*
    *muter Yngwie: Save Our Love…*

    Sy trenyuh bro, serius… That’s traumatic. Kalo soal sy simpati, gak perlu ditanyakan lg.
    Trus, ke depannya gmn bro? Menurut ending bisa dibilang smp skrg bro masih memiliki hatinya, jadi belum diisi orang lain; & dia juga sampai titik tertentu merasa masih bisa balik sm bro. So? Apakah bro mau keep going dengan “status quo” itu atau ini cuma soal waktu sj smp Tuhan memberikan bro seseorang tuk gantikan dia? (rasanya OOT neh)
    Apapun juga, smoga ada happy ending buat bro juga nantinya…

  23. blum baca, liat foto ciuman tapi koq ngak disensor, wekz.. kalo lewat lembaga sensor pasti diedit tuh. :P

  24. ih chatting sama anak kecil.. fedofil.. :P
    *lari……*

  25. memadu cinta itu termasuk ciuman di gambar itu yagh? :P
    hehehe

  26. wekz… curhat nih…, CLBK?
    mm.. jangan2 cari aja yang lain…
    oh iya, koq banyak yah cewek yang ngak bisa berhubungan jarak jauh, apa ngak percaya sama cowok?

  27. lagi nyari jodoh? wah moment yang tepat…. coz di blogsphere banyak gosip banyak jodoh.. hehehe

    oia sampe sekarang saya masih percaya jodoh ditangan Tuhan…
    makanya malas nyari, ntar datang sendiri tanpa diminta..
    cinta itu pergi jika dikejar-kejar.
    tapi cinta itu datang jika tidak dicari-cari..
    heran… yah mungkin namanya jodoh ditangan Tuhan..

  28. ah cari teringat masa lalu..
    *sebagian cerita hampir sama dengan kisahku… uh dasar ngikut2 jomblo… :P ahahaha*

  29. Hmm… mengharukan sekali.
    Jodoh mang di tangan Tuhan.

    Kata orang, kalau jodoh jauh pun bisa ketemu.
    Kalau tidak jodoh di depan mata pun kita tidak saling kenal.

  30. ah, kisah yang sungguh mengharukan…
    *entah ngomong ini untuk keberapa kalinya*

    bolehkan saya save? untuk kemudian saya terbitkan sebagai novel yang kemudia dijuwal ?
    :lol:

  31. sayah mah ikut opsi kedua aja
    @biar hatimu buat org lain yg penting tubuhmu untukku’ :twisted:
    btw tentang smua indah pada saatnya, maaf ga akur,,saya juga sempet nulis tentang ini, besok dksh linknya deh,skarang pake hape neh :)

  32. moral dr crita ini : makanya kasih dp dulu,jadi ga rugi2 amat :twisted:

  33. btw prinsip easy,,easy,,easynya keren abis tuh bro
    *lagi dikuasai setan mesum*

  34. ikut kontak jodoh aja mus…

    *digampar*

  35. Ack…

    Ko daritadi hetrikan molo ya?? O.o

    Sobs… ceritanya menarik…

    Jadi pengen ngepost….

  36. jodoh emang di tangan Tuhan tapi kalo gak berusaha mencari gak bakal di kasih sama Tuhan

  37. @alex

    Belakangan kalo main gitar depan dia aku ngandelin lagu “I’ll Always Be Right There”-nya Bryan Adams :P
    Cukuplah bikin suasana hangat tiap sore. Peduli amat orang-orang pada bilang “pengamen kesasar” :mrgreen:

    ente romantis juga ternyata bro, dan “pengamen” juga kan punya cinta…
    btw, judul-nya udah aku benerin yaks :)

    ‘kenapa ada orang yang tidak menghargai perempuan yang justru sangat dicintai orang lain begitu ia sudah mendapatkannya sebagai istri?’.

    Salah satu fenomena penyakit di dunia yang udah sakit ini, mungkin? :roll:

    Rumput tetangga selalu nampak lebih hijau. Pasangan yang sudah pisah juga begitu. Sering melihat mantannya lebih bahagia. Bahagia? Apa itu? Bukankah kebahagiaan itu tercipta karena inisiatif dua pihak?

    Ya…ya, rumput tetangga selalu hijau yaks? :lol:
    Tambahan, dan bukan hanya inisiatif, tapi suatu ke-harus-an. Jadi inget kata-kata ini: “Karena Mereka Bukan Lagi Dua, Melainkan Satu” :roll:

    Seperti keyakinanku: Kesetiaan itu ndak ada yang absolut. Hanya saja kenangan yang kita satukan keping-demi-keping setiap waktu yang membuat setia itu ada…

    Yupe, dan kenangan itu-lah yang membuat kita selalu kembali……..untuk setia

    @jensen99

    *terperangah…*
    *muter Yngwie: Save Our Love…*

    *ikutan nyanyi*
    Let’s make right all that went wrong
    There’s no beginning there’s no end
    There is no reason to pretend
    Crying for help from above
    We’ve got to save our love

    Sy trenyuh bro, serius… That’s traumatic. Kalo soal sy simpati, gak perlu ditanyakan lg.

    Yupe, gak bakalan aku tanya-kan kok bro, aku yakin tanpa harus di-ucap-kan, thx bro ;)

    So? Apakah bro mau keep going dengan “status quo” itu atau ini cuma soal waktu sj smp Tuhan memberikan bro seseorang tuk gantikan dia? (rasanya OOT neh)
    Apapun juga, smoga ada happy ending buat bro juga nantinya…

    Ndak usah takut dengan “status quo”-nya bro, aku kan belon mati rasa :lol:
    Setelah itu, meskipun butuh waktu yang lama, aku bisa kok ngejalin hubungan dengan beberapa orang, hanya saja yah seperti aku cerita-in di-awal kalau susah-nya ya ngedapetin cewe yang gak labil, yang bisa percaya ke kita dan bisa nerima kita apa ada-nya (biasa-nya sih aku langsung mutusin orang-nya kalau dia udah gak percaya ama aku, padahal aku udah berbuat sejujur mungkin :? )
    Thx untuk doa-nya ya bro, aku sangat menghargai-nya :)

    @aRuL
    *itungin komen aRuL*
    selamat Rul, sebagai pemegang komentar terbanyak :mrgreen:

    blum baca, liat foto ciuman tapi koq ngak disensor, wekz.. kalo lewat lembaga sensor pasti diedit tuh. :P
    ih chatting sama anak kecil.. fedofil.. :P
    *lari……*

    *kan Indonesia terkenal dengan budaya sogok-menyogok-nya maka-nya ndak di-sensor* :twisted:
    anak kecil? ini spare-part-nya udah mateng tau :lol:

    memadu cinta itu termasuk ciuman di gambar itu yagh? :P
    hehehe

    he-e, iya kali :oops:

    wekz… curhat nih…, CLBK?
    mm.. jangan2 cari aja yang lain…
    oh iya, koq banyak yah cewek yang ngak bisa berhubungan jarak jauh, apa ngak percaya sama cowok?

    untrusted, that’s the point my bro
    bukan CLBK, karena udah ndak mungkin itu.
    ini hanya inget masa lalu doang kok ;)

    lagi nyari jodoh? wah moment yang tepat…. coz di blogsphere banyak gosip banyak jodoh.. hehehe

    *halah*

    @Hanna
    Akur Han, apalagi cinta kan gak berarti harus memiliki, thx Han ;)

    @Ratu Kopdar Indonesia Timur

    ah, kisah yang sungguh mengharukan…
    *entah ngomong ini untuk keberapa kalinya*

    hikkksss, dan ntah udah berapa kali aku mendengar-nya...
    *untung yang ngomong Ratu* :mrgreen:

    bolehkan saya save? untuk kemudian saya terbitkan sebagai novel yang kemudia dijuwal ? :lol:

    huhuhu, tuh kan otak bisnis-nya ke-liar-an, mo save sih bisa, tapi kok maen jual aja?
    *ntar bagi hasil-nya berapa?* :twisted:

    @’K,

    sayah mah ikut opsi kedua aja
    @biar hatimu buat org lain yg penting tubuhmu untukku’ :twisted:
    btw tentang smua indah pada saatnya, maaf ga akur,,saya juga sempet nulis tentang ini, besok dksh linknya deh,skarang pake hape neh :)

    *di-paksa Jenderal ngikut opsi kedua* :twisted:
    ndak usah minta maaf, perbedaan itu kan justru makin membuat kita semua lebih kuat bro ;)
    *terbang ke tempat ‘K, nyari postingan di-maksud*

    moral dr crita ini : makanya kasih dp dulu,jadi ga rugi2 amat :twisted:

    dp-nya mo pake bagian yang mana?
    *nyodorin surat kontrak* :twisted:

    btw prinsip easy,,easy,,easynya keren abis tuh bro
    *lagi dikuasai setan mesum*

    wakakaka, iya neh, kaya-nya itu udah jadi prinsip sebagian orang, gak laki-laki, gak perempuan ;)
    info: itu aku denger dari mantan manager sekaligus sahabat-ku yang dari amrik sono…

    @cK

    ikut kontak jodoh aja mus…
    *digampar*

    huhuhu, ndak mau ah, aku kan belon termasuk perjaka ting-ting™ :mrgreen:
    apalagi cerita-ku di-atas kan, cerita masa lalu dan ntah udah berapa kali sesudah-nya aku masih menyakiti dan juga masih disakiti 8)

    @Natt

    Ack…
    Ko daritadi hetrikan molo ya?? O.o

    Hiks, iya neh…seneng juga kok, itung-itung ningkatin trepik :twisted:

    Sobs… ceritanya menarik…
    Jadi pengen ngepost….

    :oops: … ditunggu postingan-nya ya Natt ;)

    @ayahshiva
    yupe setuju, usaha dan doa kan harus sejalan, thx ya ;)

  38. Jodoh bukan ditangan Tuhan tapi ditangan kita,
    Kalau nggak berusaha ya jodoh pasti lari bung!
    Bener nggak?

  39. mau saya kirimin imel ke redaksi “mak comblang”?

  40. Waduh, fakta *bukan fiksi* yang menyentuh rasa banget, nih. Saya percaya betul dengan pernyataan Bung Militis. Jodoh itu di tangan Tuhan. Udah kita repot, bahkan mungkin juga berkorban, tapi kalau memang belum berjodoh, ya *pinjam bahasanya hoek* mo gimana lage. Tapi ini bukan berarti bahwa kita hanya pasrah pada nasib.
    Mudah2an Bung Militis segera ketemu jodoh yang sesungguhnya. Saya yakin dah *halah* jodoh yang menunggu tuh, hehehehe :D

  41. terus berjuang, Man! you will get the Right Girl in the Right time in the Right situation…

    ya… untung bung bisa ngatasi goncangan jiwa berskala richter di atas 9 itu…

  42. jodoh ditangan tuhan
    itu betullll… sepakat sayahhhh
    tapi kata ustadz
    “kalo ga diambil2 ya jodohnya ditangan tuhan terus”
    trus kapan nikah? kapan kawin?? bayut aja masih ingin kawin
    wakkakaka :lol:

  43. ah, pantas kau menanyakan temoay untukmu di postinganku..

    *terharu*

  44. Jodoh itu ditangan Tuhan…Bisa jadi elo jodoh yang kedua bagi tu cewek ntar wakakakkaka

  45. @evelyn pratiwi yusuf

    Jodoh bukan ditangan Tuhan tapi ditangan kita,
    Kalau nggak berusaha ya jodoh pasti lari bung!
    Bener nggak?

    Ya emang kita tetep harus usaha dong. Tapi, kalau menurut aku, se-kukuh apapun usaha, bahkan sampai keringat darah-pun kalau emang yang di-Atas gak ngizin-in, ndak bakalan sih :)
    Thx ya Eve…

    @Shelling Ford
    ada yang bohay ndak Joe? :lol:

    @Sawali Tuhusetya
    Ndak bakalan pasrah kok Pak Guru…, Ini masih tetep semangat juang ’45 kok :mrgreen:
    Makasih atas dukungan doa-nya ya…

    @munggur
    Thx bro, untuk support-nya, udah kok, kan udah lama juga nih kejadian-nya ;)

    ya… untung bung bisa ngatasi goncangan jiwa berskala richter di atas 9 itu…

    gdubbrakkk….analogi yang bagus :lol:

    @almascatie
    ya, ngambil-nya harus pinter-pinter plus ati ati bro, lha bayutmaling aja sekarang makin pinter :mrgreen:

    @calonorangtenarsedunia
    ternyata kamu baru menyadari-nya…
    *terharu juga* :mrgreen:

    @wendrawendra
    Siapa tahu bro? ;)

  46. Dua belas tahun yang lalu…

    berarti umur mus mus udah tuwek separuh baya… :mrgreen:

    *mungkin sekitar thirty-something* :roll:

  47. Walah, sedih banget.
    Sayah jadi inget kata temen sayah nyang sukak kurang ajar, Katanya, “segala sesuatu mestinya kayak kita mau beli mobil, Test Drive, boss….”

    sayah hanya penyambung lidah rakyat….

  48. di bikin novel aja kisah cintamu… atau di tawarin ke produser pelem ato sinetron … kali aja laku ….
    jodoh tuh ditangan Tuhan bo!!!! percayalah padaku ….

  49. Ceritanya bagus tuk dibaca, tapi pahit tuk dialamin sendiri.

    Kasus seperti ini banyak terjadi, dan biasanya membuat jebakan. Orang yang enak diajak pacaran, belum tentu enak untuk dijadikan pasangan hidup. Ingat itu !

    Karena ketika seseorang berposisi sebagai pasangan hidup, dia harus mengemban peran dan fungsi, tuntutan, serta tanggung jawab. Pokoke, berat !

    Banyak orang yang sudah menikah terlena dan membayangkan pacar lamanya. Dia membayangkan pacar tersebut sebatas kekasih. Makanya yang ada difantasinya yang enak – enak.
    Nggak sibuk mikirin pembagian tugas rumah tangga, keuangan, anak, relasi dengan mertua dll.

    Dia ngga bisa membayangkan mantan pacarnya sebagai sosok suami, karena ini belum pernah terjadi. Apa yang masih belum terjadi, selalu memberikan perasaan teka – teki dan ingin tau.

    Seorang jomblo yang masih penasaran dengan mantan kekasih yang sudah jadi bini orang, sebaiknya dilupakan. Ini buang – buang energi.

    Kenangan selalu indah untuk dibayangkan. Tetapi biarlah, kenangan hidup sebatas kenangan saja !

    Kalo sudah pernah patah hati, biasanya akan lebih kuat dan tabah untuk periode cinta berikutnya. Sukses !

  50. m mbanyak juga yang ngoment, kayaknya pada senasib semua hahaha….

  51. Waduh bro, jadi trenyuh mendengarnya :cry:
    Tapi yakin mas, jodoh memang ditangan Tuhan.
    Jodho, rejeki lan pati

  52. wah, kok cerita ‘sedih’ di masa lalu kok malah diceritakan kembali?
    Apakah masih ada keinginan untuk kembali kepada si dia? :D

  53. :))

    djodoh ditangan Indofood….

  54. Cepat ketemu jodoh lagi, ya. Kalo bisa dapat yang sipit, he he he. Selamat ya postingannya masuk rekor henrixxx.

  55. Hentrixxx, salah ketik tu…

  56. Hoalah… *bacanya ntar, sibuk*

    Judulnya, kalimat sakti mereka yang putus cinta, habis ditolak, patah hati, dll. :mrgreen:
    *dimutilasi*

  57. anaknya cakep dan gak mirip mas militus?
    kalo nikahnya sama mas militus kira kira anaknya bakal cakep ndak itu?

  58. hehehe anggap aja pengalaman hidup
    cukup diambil hikmahnya tapi jangan jadi trauma
    ganti nama jadi JoHan dong… :mrgreen:

  59. @cK
    wakaka, separuh kurang 0,1, tapi belon bau tanah kok chik, masih mak nyoss :lol:

    @mbelgedez
    korban Test Drive-nya udah berapa Mbel? :mrgreen:

    @icha
    *nyodorin ke Pak Guru Sawali dan Hanna*
    mereka kan pakar cerpen dan novel :mrgreen:

    @Dewa Dewi
    pencerahan yang sangat bagus, mudah-mudah-an bisa kita jadi-kan bahan pertimbangan suatu saat kelak

    @aRuL
    nama-nya juga Manusia Rul ;)

    @sigid
    Yakin dan Akur bro :)

    @Yari NK
    sekedar untuk di-jadi-kan penambah trepikcontoh buat kita semua kok mas :)

    @celo *kagak log in*
    maksud-na afa :?
    *mode bingung: on* ;)

    @Hanna
    wakaka, kena IM hetrixx dari-ku juga ya Han :lol:

    Kalo bisa dapat yang sipit, he he he

    ndak masalah Han, ada yang berminat? ;)

    @rozenesia
    *ngiris-ngiris sisa-sisa tubuh Gunbawang merah* :lol:

    @-tikabanget-
    ya pasti cakep, siapa dulu 8)
    gelem ora tika? :mrgreen:

    @caplang™
    ndak bakalan trauma bro, malah makin kenceng euy :lol:

  60. *nyampah*

    “Jodoh di tangan Tuhan…~”

    *nyanyi lagu sakti putus cinta* :roll:

  61. Busyet…panjang amat bro?
    Mmmm…
    Jodoh di tangan Tuhan…

    Maka jadilah tangan-tangan Tuhan untuk bisa mendapatkan sang jodoh itu

  62. Hmmm…banyak seh teman yang ngejomblo.
    Gimana cara kenalinnya? He he he.

  63. @atas
    hai… *kedipkedipgenitz*

  64. ga taw mo komen apa..
    selain… itu true story??asli??masa siy??ya bukannya aku ga percaya kejujuran *huek-huek* kamu tapi koq drama banget yaa.
    sepertinya pernah denger

  65. @ deKing
    Jodoh bukannya di tangan yang ngetik di keyboard, bro? :lol:

    *ditendang jauh* =))

  66. ditangan yg ngetik ye lex ??

    *liat kanan kiri

  67. Ini kejadian sungguhan apa hanya sinetron sih… ikut sedih !!

    -Ade-

  68. *merasa iba*
    Duh, kok jadi ngerasa senasib sepenanggungan nih wal, unda kok rasanya juga pernah ngalamin kejadian gitu
    Kok bisa c, kok bisa c paaaaaaas banget HP unda ngedrop baterai lupa di-charge n dia lagi butuh unda banget, akhirnya kita gk bisa ketemu
    Sepakat wal, sepakat banget, walau kita udah usaha gimana juga, selalu aja keadaan, selalu aja keadaan yang berbicara
    Du, nagap jadi curhat nih

    tapi sumpah unda bisa mengerti perasaan kamu wal

    Tapi syukurnya unda dah ada penggantinya,

    Sungguh simpati unda sama kamu wal

    Duh, jadi ingat masa-masa lalu

  69. sihhh…

    ada salah ketik pula, maksud saya ituh

    -selamat berjuang dan mari berjuang-

  70. jadi inget five for fighting dengan superman-nya

    Wish that I could cry
    Fall upon my knees
    Find a way to lie
    About a home I’ll never see

    It may sound absurd but don’t be naive
    Even Heroes have the right to bleed
    I may be disturbed but won’t you concede
    Even Heroes have the right to dream
    It’s not easy to be me

    -bahkan pejuang juga butuh nangis ya ohm extrem-

    ah katanya ga bisa cerita romantis, kenapa saya berlinang air mata?

    *masih menyusut peluh* LOHH??

    selat berjuang dan mari berjuang :mrgreen:

  71. Eh kenapa terbalik-balik??
    dan tanpa sengaja telah melakukan hetrix, sungguh saya minta maaf :D

  72. sinetron yang mengharukan, sapa sutradaranya? moga hal itu ngga terjadi kedua kalinya! amin

  73. Makanya bro.., kalo pacaran itu (apalagi suami-istri) harus sinkron dong.., sinkron…, kayak Active Sync dgn O2/PDA/IPAQ , jadi klo lagi ada proyek pasanganmu tau, jadi ga perlu nelpon2 trus… :D

  74. dan… jodoh itu ditangan kita bro, Tuhan yg merestui…, so dont blame HIM… ;)

  75. Seru juga ni….. jodoh memang di tangan tuhan, tapi tanpa kita tuhan pun takkan bisa berbuat apa-apa…say….berupaya adalah jalan terbaik. Jangan kenang masa lalu terus… ntar nggak dapat jodoh.

  76. eh sebelumnya salam kenal dulu yah…saya kontributor JBRB nih :)

    asli saya suka banget ma artikel ini, meski saat membacanya merasa dejavu alias bukan kali ini saya membaca kisah cinta tsb tapi biarin deh, orisinil atau enggaknya tapi extremuslimilitis bisa menceritakannya dengan pas sehingga menghujam syaraf ketawa saya :mrgreen:

    ditinggal kawin intinya? itulah kami para cewek, di saat seorang pria tidak mampu memberikan jaminan akan masa depan maka kami akan mencari pria lain yang bisa memberikannya, whether itu terpaksa atau enggak, gak peduli dengan alasan seminggu gak dijawab telponnya atau enggak :mrgreen:

    mungkin tuan rumah dan teman lainnya udah tau mengenai ini, tapi ijinkan saya mengulangnya sekedar reminder :D

    Enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:
    1. Wanita membutuhkan perhatian, pria membutuhkan kepercayaan.
    2. Wanita membutuhkan pengertian, pria membutuhkan penerimaan.
    3. Wanita membutuhkan rasa hormat, pria membutuhkan penghargaan.
    4. Wanita membutuhkan kesetiaan, pria membutuhkan kekaguman.
    5. Wanita membutuhkan penegasan, pria membutuhkan persetujuan.
    6. Wanita membutuhkan jaminan, pria membutuhkan dorongan.

    Kalo boleh saya memaparkan hasil diagnosa saya terhadap kisah cinta anda, kayanya anda gak bisa ngasih jaminan ke mantan anda tsb. padahal apa susahnya ngasih jaminan, sekedar jam tangan atau BKPB motor? kelak jika dikau ingkar, maka mantanmu bisa menyita jaminanmu itu dan dia gak merasa rugi2 amat putus ama kamu :lol: :mrgreen:

    Terus kamu gak bisa ngasih dia perhatian, karena sibuk akhirnya dia membuat keputusan sendiri dengan menikahi pria gila itu…ya walau gila tapi dia bisa ngasih perhatian ke mantan mu, hmmm kedudukan jadi 2-0 :mrgreen:

    Ya udah, don’t carry your old bag into your trunk…masa lalu is masa lalu….semoga tuan rumah bisa dapet jodoh lagi dan jangan skeptis lagi ya?! cewek cuma takut ketemu ama tipe good player karena kadang antara good guy dan good player (pura2 baek) gak ada bedanya…hehe sotoy deh…salam kenal ya….maaf kalo ada salah kata :D

  77. @rozenesia
    *nyumpel Gun pake double tape* :lol

    @deKing
    wah nabi udah ngasih advise neh, jarang-jarang kan? makacih…makacih :mrgreen:

    @Hanna
    banyak Han? asyik-asyik, ya mbok di-kenalin satu-satu gitu dong ;)

    @caplang™
    *halah* ndak boleh plang, inget anak istri-mu yang ada empat di-rumah :twisted:

    @ordinary
    aseli, ini aseli lho, dan bukan hoax, masa sih ter-drama-tisir? :roll: kali aja situ-nya yang emang ke-hanyut ama cerita-nya? ;)

    @alex
    tendang alex ke pulau sabang, cukup jauh gak lex? :twisted:

    @harriansyah
    ini lagi-ini lagi :? *nutupin mata-nya harri pake selotip* :lol:

    @Sayap KU
    De, ini sungguhan lho, bahkan saksi-saksi dan tersangka berikut korban-nya masih idup semua
    Thx ya udah ikutan sedih :cry:

    @anakrimba
    Thx buat simpati-nya ya nda, aku ikut-an ber-sedih juga dengan yang kamu alamin :cry:

    @goop
    huhuhu, kok malah jadi makin sedih sih nge-baca komen-nya goop :cry:
    kan pejuang juga manusia goop…
    makasih ya goop udah ikutan nangis, btw itu peluh-nya jangan ampe ke-cecer kemana-mana yaks :mrgreen:

    @benbego
    waduh, kok pada curiga-an semua seh? huhuhu
    ini cerita nyata bener-bener nyata, bukan sinetron apalagi hoax…

    @CY
    walah, apa lagi ini? emang ada hubungan-nya yaks cinta ama PDA :lol:
    ndak kok bro, i never blame HIM at all. I alway thanking HIM for blessing me, and show me the path ;)

    @iselantang
    Ya…ya, berusaha adalah jalan yang terbaik, dan tetep harus di-serah-kan di-tangan-Nya ;)

    @yonna
    Salam Militis!!! Juga Mbak ;)
    Oh kontributor Jakarta Butuh Revolusi Budaya itu yaks ? gud…gud…gud…thx udah mampir

    Diagnosa yang bagus tuh, meski-pun kok jadi nge-bela dia sih, kan aku yang jadi korban? ndak fair ini, ndak fair :mrgreen:

  78. @Mas Extremus Militis
    hehehe…abis komentar yang laen kan udah ngebelain mas militis, jadi saya pengen kasih komentar yang beda ajah hehehe :mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: