Ditulis pada 30 Desember 2007 oleh extremusmilitis
Me-lawat matahari terbit di-awal tahun ini
Me-lihat matahari terbenam di-akhir tahun ini
Jejak langkah menapak setapak imaji
Ber-harap men-jadi manusia baru
Menatap terbit-nya matahari di-awal tahun baru
Terima Kasih Tuhan Engkau masih beri-kan waktu
Kakek-Kakek, Nenek-Nenek, Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, Abang-Abang, Kakak-Kakak, Adik-Adik, Oom-Oom, Tante-Tante
Sampai Jumpa Tahun Depan Yaks
Salam Militis!!!
extremusmilitis
DIarsipkan di bawah: Extremus-Militis, Kontemplasi - Ku, Sajak - Ku | yang berkaitan: Extremus-Militis, kontemplasi, new year, tahun baru, 2008 | 49 Komentar »
Ditulis pada 29 Desember 2007 oleh extremusmilitis
Tepat sudah 4 bulan aku ber-main-main khusus-nya dengan blog ini (kalau-pun dia masih memiliki saudara tua, tidak perlu di-urai-kan di-sini ) sampai akhir-nya tahun ini bakal lewat sebentar lagi, ber-ganti dengan tahun yang baru, sejak dia ter-lahir persis pada tanggal 2 September 2007 . Masih ter-lalu muda memang, ibarat bayi, merangkak pun belum [...]
DIarsipkan di bawah: Extremus-Militis, Rumah-Ku | yang berkaitan: teman, blog, rumah, Extremus-Militis, jejak, refleksi, sahabat, saudara, terima kasih | 34 Komentar »
Ditulis pada 27 Desember 2007 oleh extremusmilitis
Dua orang anak kecil ber-lari-an di-sela ke-ramai-an pasar yang di-sesaki bau peluh tubuh manusia-manusia dewasa yang ter-bakar oleh sengatan matahari yang begitu terik. Mereka se-akan tidak per-duli, mereka terus ber-lari sambil menenteng termos berisi es mambo seharga 25 rupiah satu-nya untuk dijual di alun-alun kota tempat per-helatan 17 Agustus-an tingkat kabupaten sedang ber-langsung. Dan [...]
DIarsipkan di bawah: Cerita-Ku, Extremus-Militis, Rumah-Ku | yang berkaitan: anak kecil, Cerita, moral, renungan | 30 Komentar »
Ditulis pada 21 Desember 2007 oleh extremusmilitis
Sebuah per-jalan-an yang tidak pernah ter-pikir-kan oleh-ku sekalipun. Semua-nya berjalan biasa saja, tidak ada sesuatu yang spesial, aku hanya ber-buat layak-nya aku harus ber-buat tanpa meng-harap-kan apa-pun. Ada tawa, ada canda, ada juga kesedihan, ada juga kebahagiaan. Semua-nya seperti siluet yang menari-nari dalam biasan cahaya. Tapi ini bukan sebuah siluet ini adalah sebuah kenyataan [...]
DIarsipkan di bawah: Cerita-Ku, Extremus-Militis, Rumah-Ku | yang berkaitan: Cerita, cinta, Extremus-Militis, pejuang | 42 Komentar »
Ditulis pada 19 Desember 2007 oleh extremusmilitis
Sebelum-nya aku mo minta maaf ke semua teman-teman blogger / non blogger, yang setia menyambangin tempat-ku ini, karena tepat-nya 20 hari terakhir ini aku tidak bisa ter-lalu ber-asyik masyuk dengan blogosphere untuk blogwalking dan nge-balas komen-komen dengan intensif , atau-pun sekedar say hallo ke sahabat-sahabat-ku via YM! atawa Skype, karena satu dan ber-bagai hal, [...]
DIarsipkan di bawah: Extremus-Militis, Rumah-Ku | 11 Komentar »