Manusia Kok Seperti Kura-Kura?

manusiakurakura Memulai hari-hari kerja kembali setelah libur yang panjang, dengan harapan aku bakal lebih relaks😉 . Kenyataan-nya malah tidak sama sekali, aku di-hadap-kan dengan keadaan sulit, dimana setiap orang seperti kura-kura yang hanya bisa nyembunyi-kan diri di balik cangkang-nya. Tapi ini ndak ada hubungan-nya dengan cerita filem kartun Teenage Mutant Ninja Turtles yang terkenal itu lho😉

Yah, ketika segala sesuatu-nya berjalan dengan baik, ketika tidak ada masalah yang di-hadapi, orang-orang ber-lomba-lomba me-nunjuk-kan gigi kalau mereka itu ber-tanggung jawab dengan pekerjaan-nya, mereka seperti ingin me-neriak-kan ke tiap orang kalau mereka itu baik dan mampu. Dan bahkan kalau bisa nge-jilat pantat pimpinan-nya!😈

Tapi ketika masalah timbul, tidak ada satu orang-pun yang mengeluarkan taring-nya. Semua-nya keok. Mengaku-ngaku tidak ada hubungan-nya dengan masalah yang ada. Semua-nya merasa bersih dari kesalahan

Padahal tidak ada yang perlu di-persalahkan, tidak ada yang di-tuduh, tidak ada yang jadi tersangka. Hanya di-minta untuk membantu menyelesaikan masalah, karena kebetulan masalah-nya ada di wilayah mereka. Tapi, kenyataan-nya, tidak ada yang ber-sedia. Semua-nya meng-hilang. Aku hanya bisa mengelus dada, dan nepuk jidat. Dasar, orang-orang gak punya otak😡

Kaya hari ini, aku berhadapan dengan manusia-manusia ndak bisa dipake, pengecut-pengecut karbitan yang tahu-nya ber-koar-koar ketika mereka merasa aman, yang merasa diri-nya paling hebat se-antero jagat. Tapi giliran susah-nya, mulut mereka seperti terkunci dengan gembok yang gede-nya gak ampun-ampun. Bahkan kalau bisa batang hidung mereka jangan ampe kelihatan.😦

Padahal, kalau lagi bagus-bagus-nya kerjaan dari orang lain, mereka selalu teriak kalau itu atas advise-nya mereka, itu atas anjuran-nya mereka, pokok-nya segala sesuatu-nya yang baik-baik karena mereka.

Heran sih aku jelas heran. Kenapa kok masih ada juga yah yang seperti itu, di-saat kita sebenar-nya adalah rekan satu tim, yang se-harus-nya bisa saling membantu, bahkan aku sendiri secara pribadi yang gak ada hubungan-nya dengan masalah yang sedang terjadi berusaha untuk membantu mereka, hanya karena di-minta oleh pimpinan-ku untuk membantu mereka, tapi lho kok malah mereka yang kabur ndak jelas😕

Tapi, di-satu sisi aku ngelihat dan aku tahu kalau emang ini udah habit manusia. Yah, manusia seperti kita, nggak ada beda-nya. Tidak aku tidak mau seperti itu, kita harus belajar nghindarin untuk tidak jadi pengecut seperti mereka. Karena kalau tidak, apa beda-nya kita dengan kura-kura yang hanya bisa sembunyi di-balik cangkang-nya saja?😉

[catatan: gambar diambil dari sini dan dari sini]

29 Tanggapan

  1. pertamax!!:mrgreen:

  2. masih sodara sama jin kura-kura ‘tak?

  3. …😆 …

  4. @caplang
    waduh, belon-belon ketemu sampah😕
    *timpuk caplang pake cangkang dari pulau flores*😆

  5. Yang penting kita ga kaya kura-kura. Berani berbuat harus berani tanggung resiko. Memang yang mengecewakan tu sebagian orang kaya kuya-kuya begitu. Asal teriak-teriak. Tahu-tahunya suaranya doang yang besar, he he he.

  6. pakai falsafah saya dunks….

    kita membutuhkan lebih banyak orang apatis dalam menyelesaikan masalah

    atau gampangannya…yang sabar ya mas….nggak usah diperdulikan mereka itu, cuek aja….

    ini saranku lho…kalo gagal jangan cari aku😛

  7. Ugh! saia ndak terima! sebagai fenggemar kura-kura, saia ndak relah kura-kura disamain sama manusia-manusia fengecud seferti itu!

  8. perlu dibunuh?

  9. Apa itu sama maknanya adagium: “seperti kura-kura dalam perahu”, Bung Militis? Peradaban sekarang agaknya memang dah banyak yang berubah kali ya Bung. Hipokrit dan lebih suka memakai gaya eufemisme. Memperhalus kata, padahal bertujuan untuk mengguting dalam lipatan, hehehe😀

  10. Mendingan kalau kayak kura-kura yang bersembunyi di balik (di dalam) rumahnya (tempurungnya) sendiri. Lha kalau bersembunyinya di balik tempurung pihak lain itu gimana? Lebih parah kan😀

  11. kata simbah sayah sih, berlian yang kerendem lumpur kotor itu tetep berlian, suatu saat bakal keliatan.. ^^

  12. huahahaha setali tiga uang:mrgreen:

    moga2 temen kantornya mas militis gak ada yang baca ni artikel kalo gak, mas militis terancam di***** (gak tega ach nulisnya:mrgreen: )

    hmm office politic? kisah sedih di hari minggu (alias harus lembur di hari minggu)? TGIF* fans club? intrik? hmmm…

    bagi pihak yang merasa sering dijilat bawahannya jangan lupa untuk mengganti diapersnya, bagi ninja yang sering ngilang saat dicari dan tiba-tiba muncul saat makan-makan jangan lupa untuk meng-update jurus ente setiap saat, bagi tokoh antagonis yang demennya menciptakan konflik tunggu aja tantangan one on one dari sang hero….

    a good sharing nich😀

    *Thanks God It’s Friday

  13. itumah lumrah dalam revolusi oom😈
    standar manusia Indon
    *kabuuurrr*

  14. itumah lumrah dalam revolusi oom😈
    standar manusia Indon
    *kabuuurrr*

  15. Kura-kura dalam perahu?
    Kura-kurang kurang kerjaan itu!

    Kura-kura ya mustinya di laut donk. Di posisi yang jelas dan tegas keberadaannya….

    *nyamfah a lil bit*:mrgreen:

  16. @Hanna
    itu dia Han yang bikin kesel😡 , sial-nya perbandingan-nya 1:100 orang yang bisa ngakuin
    bagusnya di-rendem di laut aja ya Han?😈

    @celotehsaya
    cuek sih emang, tapi seperti biasa, otak-ku yang kecil ini ndak bisa nerima yang begituan😉
    *ngejar…minta per-tanggung jawab-an*

    @hoek
    halah ini lagi😕
    emang kura-kura-nya yang mana yang jadi idola-nya hoek?:mrgreen:

    @Sandalian
    boleh😈
    *ngasah clurit*

    @Sawali Tuhusetya
    mungkin bisa di-sinonim-kan dengan itu Pak Guru, heran aja kok masih ada yang seperti itu🙄

    @deKing
    kalau itu di-bakar sekalian orang-nya, pengecut-nya di-kali-kan dua itu😆

    @-tikabanget-
    apa hubungan-nya tik🙄

    @yonna
    ndak pa pa, dipecat kan maksud-nya?
    biar-in aja, ntar cari tempat kerjaan lain, gampang 8)

    @’K,
    iya neh nyadar kok, maka-nya kesel😉

    @alex
    lha ini kura-kura-nya malah koar-koar di darat lex😕
    *buang samfah-nya alex ke laut*:mrgreen:

  17. Saya jadi teringat dengan kura-kura ninja… anakku suka lho nontonnya …😆

    Falsafah kura2 memang beragam jadinya :
    – Pelan2 tapi pasti
    – Si pura2 tidak tahu
    – Jago kandang (di tempurungnya saja)
    – Jago belakang (pas di depan yg sesungguhnya sembunyi di rumah kenyamanannya)
    – Lempar batu sembunyi tangan (Sembunyi di tempurung itu)
    – dstnya

    Saya tertarik dengan “pelan tapi pastinya”, itukan kalo memang pasti … :mrgreen:

  18. dah lama banget pengen gertuan macem ginih. akhirnya ada juga yang mewakili.

    *tendang manusia kura-kura. mo nendang yang lain gak enak.*

  19. Ugh! saia ndak terima! sebagai fenggemar kura-kura, saia ndak relah kura-kura disamain sama manusia-manusia fengecud seferti itu!

    Bener! Saya juga! Kura-kura itu imut dan enak disantap tauk!!😆

  20. iya… manusia itu nggak punya cangkang. Jadi sebetulnya mereka tidak bisa sembunyi, mereka hanya merasa sedang bersembunyi😛

    *kok gak nyambung ya?*

  21. ternyata golongan apatis ada dimana-mana yak?

    eh, takutnya unda jg termasuk golongan itu

    tapi emg paling kesel sama orang yang kerja gk mau, tapi klo dah ada tanda-tanda sukses pengennya maju ke depan.

    jadi ingat kawalan bilang gini:
    “sedikit ngerti, ngaku udah paham
    kerja sedikit, maunya keliatan
    otak masih kayak TK kok ngakunya sarjana
    ngomong-ngomongin orang kaya udah jagoan”

  22. Kya lagu na slank tuh yg “tong kosong”
    Dung….!!!!!!!! Wau…..!!!!

    Sabar Om milistis, lakuin apa yg Mas milistis anggap benar tp jangan ego semata.

    Tapi….. ada baik na juga kita hrs reflection my self for them, little”english lah….
    Jgn pe kita berkoar, eh trnyata….. kita sama aja…

    _Maap_

  23. kl jin kura2 gimana ?? :))

  24. @Herianto
    nah tuh kan mas Heri aja punya banyak falsafah buat si-kura-kura, bayangin kalau manusia yang ngelakuin seperti itu mas? cape kan?

    @pam
    ini bukan mewakili kok mas, kebetulan aja nasib kita sama:mrgreen:
    *oops jangan ampe salah tendang ya mas*

    @rozenesia
    halah ini lagi
    *maksa rozenesia masuk ke-dalam cangkang*😆

    @mardun
    nyambung kok mas, manusia seperti kita emang bisa-nya yah seperti itu, sembunyi mo sembunyi di-mana, lha wong yang di-sembunyiin sekian lama aja, bau busuk-nya pasti ke-cium kan mas?
    thx ya mas🙂

    @anakrimba
    iya lagu-nya Slank itu yaks?
    mudah-mudah-an kita jangan ampe kaya gitu ya nda?
    hayo semangat buat menjadi lebih baik🙂

    @goes
    nyantai aja goes, emang bener itu, kita harus melihat diri sendiri sebelum menilai orang lain
    tapi aku gak ngerasa lebih baik kok😉
    hanya saja waktu kita mo ngebantu orang karena masalah-nya mereka, tapi mereka-nya malah kabur, hayo gimana coba?🙄

    @harriansyah
    jadi inget filem siluman kura-kura harr?:mrgreen:

  25. Kura-kura itu ke mana-mana membawa perlindungan dirinya agar tidak terkena virus

  26. @Imam Mawardi
    kalau emang ber-lindung dari yang baik sih ndak apa-apa mas, tapi kalau ini malah sembunyi dari yang seharus-nya menjadi tanggung jawab-nya, gimana coba ?😉

  27. Lari dari tanggung jawab, itu sihh qianat, tak amanah. Pasti orang kerdil?

  28. @Imam Mawardi
    nah itu dia😉

  29. […] yang ada di-kantor kami yang menurut-nya adalah kantor laknat, dimana  sebagian besar manusia-nya selalu berusaha meng-hindari ketika masalah datang, yang ujung-ujung-nya selalu menempat-kan dia dalam posisi yang sulit ketika dia harus ber-hadapan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: