Cantik Dalam Kesendirian

Ber-dasar-kan kisah nyata dari orang yang aku kenal sangat dekat, se-seorang yang aku anggap seperti kakak-ku sendiri. Ketika dia meminta-ku untuk menemani-nya, sore itu, dia ingin ber-cerita pada-ku. Menuang-kan ke-gelisahan-nya.

Aku sudah meminta izin-nya untuk menuang-kan ini, disini, dan Aku ber-doa untuk-nya agar segera men-dapat-kan jodoh yang di-pilih-kan Tuhan untuk-nya.

Semburat merah kemarahan, seperti coretan yang di-coret-kan para seniman kelas wahid mewarnai wajah-nya. Dia yang sedang malu akan keadaan diri-nya sendiri. Saat ini. Ketika dia sedang ber-cerita ke-pada-ku, tentang ke-gelisahan-nya, ketika dia meminta-ku untuk menemani-nya, karena hanya aku yang mungkin bisa men-jadi tempat-nya ber-cerita.

Dia memang ber-beda, ter-cantik dari semua yang ter-cantik di sekitar-nya, tetapi ter-nyata dia hanya sendirian. Tidak ada satu orang-pun yang mau men-dekati-nya. Dia sendiri dan dia resah.

Bukan, bukan karena mereka para laki-laki itu tidak mau, siapa sih yang tidak mau dengan dia yang cantik itu?. Bukan karena mereka tidak mau. Tapi karena mereka takut. Ya, mereka takut ter-sisih-kan, mereka takut ter-lupa-kan, oleh semua ke-indahan yang dimiliki-nya, oleh semua ke-glamour-an yang mengelilingi-nya. Mereka takut itu. Mereka takut kalau mereka hanya akan men-jadi pelengkap penderita saja, yang tidak lebih hanya seperti lalat-lalat tidak berguna yang ber-damping-an dengan bunga yang sedang mekar dengan sangat indah-nya.

Dia memang ber-beda, dia sudah memiliki segala-nya, semua yang di-ingin-kan oleh perempuan seusia-nya, kecantikan dan harta. Dia sudah memiliki semua-nya itu. Tapi sayang-nya dia tidak memiliki cinta.

Dia pernah ber-kata kepada-ku kalau dulu memang dia pernah ber-harga begitu mahal, bahkan mungkin lebih mahal dari harga emas seberat 1 kilogram. Dan tiap orang ber-lomba-lomba mengumpul-kan dana yang cukup besar agar bisa menyunting-nya. Tapi, tidak, tidak ada satu-pun yang ber-hasil me-rengkuh hati-nya, mereka semua gagal, mereka hanya orang-orang kalah.

Tapi dia juga sadar, itu semua salah satu dari akibat ke-angkuh-an-nya yang sebenar-nya tidak di-sadari-nya, hanya hasrat dan keadaan yang mem-buat-nya menunggu dan terus menunggu se-seorang yang memang benar-benar sepadan dengan dia. Se-seorang yang mungkin bisa ber-jalan ber-iring-an dengan dia tanpa ada ketimpang-an di-mata manusia. Se-seorang yang tidak hanya men-jadi bunga di-antara bangkai-bangkai ber-bau busuk di-sekitar-nya. Dia meng-ingin-kan seorang yang bisa men-jadi-kan-nya bunga yang ber-diri tegak menyebar-kan wangi.

Dan, sekarang semua-nya sudah ber-lalu, dia masih sendiri, ber-teman kecantikan-nya yang hanya bisa di-nikmati-nya sendiri.

Biar-lah bunga itu di-petik ketika waktu-nya harus di-petik. Jangan biar-kan mem-busuk layu dan kehilangan wangi-nya

Gumam-nya, ketika aku pamit untuk pergi….

[catatan]

  1. Ber-dasar-kan perminta-an-nya aku tidak bisa meng-ungkap identitas asli-nya di-sini.
  2. Gambar diambil dari sini

55 Tanggapan

  1. OOT bentar ah:
    Wah, ada alamat YM-nya paman Musmus?? (ikutan tante itik pake musmus😀 )
    atau email atau apa lagi bgitu??
    knapa saya jadi bersemangat??
    __________________________
    Well, kecantikan yang berujung pada kesendirian…
    kalo dalam pandangan paman Musmus, siapa yang salah?? apa dia salah?? (sepertinya pendapat paman Musmus belum ada ya?) maaf saya usil bertanya.

    Mungkin belum tiba saatnya paman, seperti juga pernyataan dia sebelum kau pergi😀 , semoga kesabaran dan ketabahan selalu bersamanya. Oya, sampaikan salam saya untuk nya ya, *halah*

  2. Weits, itu pertamax-kah??
    *ah nda penting*
    hanya saya heran, kemana paman caplang??
    dia kan selalu podium pertama :mrgreen*
    menari-nari kegirangan, berhasil menyalipnya di tikungan😀

  3. Yay, salah ketik…
    sungguh tidak disengaja, mohon di-edit dan silakan hapus saja komen terakhir ini.
    atau ijinkan saya, hetrik sekali-kali disini:mrgreen:

  4. Caplang kali ini lupa PetromaXXX nya… 😆

    bagi asyah nomer ponselnya yah….
    sapa tau isa nemeni sayah Lunch getoo….

    (Mupeng Mode: ON)

  5. Spertinya kok ada yg hilang antara paragraf #2 & #3?

  6. Sy jd pgn tau, umur brapa “kakak”mu itu bro? Spertinya sudah sampai pada umur “menggelisahkan” bg ce yg masih single…
    Dulunya itu, mas kawinnya yg kemahalan atau si dia yg terlalu pemilih…?

    …tanpa ada ketimpang-an di-mata manusia.

    Apa penilaian masyarakat disitu memang segitu pentingnya?
    Jadi banyak tanya & bingung komennya, nanti kesannya mencari2 kesalahan. Sy ikut doakan sajalah, smoga bro segera dapat “kakak ipar” baru…😀

    PS: Masih banyak lo, bujang ganteng & kaya di negara ini…:mrgreen:

  7. Tidak percaya kalau ini kisah temannya Mus-mus:mrgreen:

    “Biar-lah bunga itu di-petik ketika waktu-nya harus di-petik. Jangan biar-kan mem-busuk layu dan kehilangan wangi-nya“

    Itu kok mirip slogan keramat-nya Bro Mus ya … yang (kalau tidak salah) semua akan menjadi indah jika pada waktunya (atau waktunya tiba)…
    Ah pokoknya yang seperti itu… saya lupa kalimat tepatnya :mrgreen;

    ************

    … hanya hasrat dan keadaan yang mem-buat-nya menunggu dan terus menunggu se-seorang yang memang benar-benar sepadan dengan dia.

    Ah.. nobody’s perfecto …

  8. @goop
    Aku tidak mau ber-pendapat apa-apa Goop, karena aku tidak mau meng-hakim-i salah atau benar, justru aku ingin ber-bagi ini sesuai dengan per-minta-an dari kakak itu agar bisa men-jadi pem-belajar-an buat kita semua.
    Tapi silah-kan lho kalau mau kasih pen-dapat lho, pasti akan aku sampai-kan😉

    *tendang yang hetrixxx ke Pulau Es*:mrgreen:
    Wakaka, iya, emang…biasa-nya Caplang yaks yang pertamax di-sini…kali aja dia lagi “masuk angin”😈

    @mbelgedez
    Akan aku coba tanya ke dia, kalau dia mau ngasih yaks…🙂

    @jensen99
    Apanya yang ilang bro?🙄
    Thanks berat ya bro udah nge-ralat. Aku sangat meng-hargai-nya. Udah di-perbaiki kok😉

    Maaf ya bro, aku gak berani mem-beritahu-kan berapa umur-nya, belum dapet izin sih. Beberapa per-tanya-an bro sebenar-nya udah kejawab lho di postingan ini, aku sendiri tidak berani men-judge apa-kah karena kemahalan (1/2 kg emas itu tidak sedikit lho) atau mungkin dia yang milah-milih orang (itu hak-nya dia). Tapi yah semua-nya sudah ber-jalan seperti itu, seperti apa yang di-cerita-kan-nya ke aku

    @deKing yang pura-pura hiatus lagi

    Tidak percaya kalau ini kisah temannya Mus-mus:mrgreen:

    Ini adalah contoh salah satu usaha penyesatan umat lho😆

    Yupe bro, emang mirip. Hebat juga yaks, bro masih ingat. Thanks lho. Tapi istilah slogan keramat-nya itu lho😳
    “Segala Sesuatu-nya Indah Pada Waktu-nya”
    Aku juga tidak tahu kenapa, tapi aku meng-analisa seperti apa yang aku pikir-kan kalau mungkin dia berada pada titik penerima-an akan kebesaran yang kuasa, dan sudah tidak ingin di-racuni dengan ke-muluk-an duniawi🙄

  9. susahnya perempuan kalau kebanyakan “embel-embel”.😐

  10. saya jumblo lho🙄

  11. @cK
    Halah, bukan-kah kamu juga begitu Chik?🙄

  12. boleh kenalan ama kakaknya mus? *kedap kedip cacingan*

  13. Bunga yang indah tanpa semerbak wanginya belumlah sempurna menjadi setangkai bunga.
    Kisah yang menarik. Kalo ga, Mus-mus deh yang ngelamar.

  14. @celo
    bukan-kah diri-mu sudah ber-anak lima, wahai celo?😈

    @danalingga
    *ngirim COMBANTRIN ke dana*😆

    @Hanna
    Weksss gak bisa Han, aku sudah anggap dia kakak-ku sendiri, orang yang selalu ngemong dengan aku.
    Dan aku akan memilih memusuhi dia daripada harus men-cintai dia😉

  15. setiap saat adalah kesunyian dan setiap saat adalah kecantikan.. 😆

  16. @almascatie
    dan bila-kah saat itu tidak ada lagi, apakah itu ber-arti tidak ada lagi ke-sunyi-an dan tidak ada lagi ke-cantik-an? :mrgreen

  17. ah, kau terlalu memujaku, Mus…😳

    :mrgreen:

  18. satu lagi kisah kecantikan menjadi sumber petaka.
    tapi kalau kejadiannya seperti 2 kalimat sebelum akhir itu kok yah tragis banget yah…..

  19. aku sebenernya nggak se-pe-nun-tut itu kok Mus…

    dan kamu salah, sa-at i-ni a-ku su-dah a-da tam-ba-tan ha-ti, yang se-moga bisa te-tap men-jaga ke-wangi-an-ku…
    😆

  20. sesuatu yg ekstrim.. biasanya mengakibatkan dampak yg ekstrim juga.. oleh karena itu ada konsep sabar dan syukur.. sabar jika lagi ekstim kiri.. syukur jika lagi ekstrim kanan.. thx atas ceritanya mas🙂

  21. Walah, umumnya lelaki –menurutku nih Mas– memang agak inferior ketika harus berhadapan dengan cewek yang (nyaris) tanpa cacat. Agaknya pengaruh budaya masih kuat di tengah2 masyarakat kita kalau laki2 harus jadi pemimpin. Akibatnya, banyak lelaki yang nggak mau berdekatan dengan *halah sok tahu nih* perempuan yang secara sosial lebih tinggi derajatnya. Walah, maaf kalau salah penafsiran saya Bung Militis.

  22. *ngelirik kampanye opensource disebelah* kok gak ada ubuntu-nya mas hehe..🙂 maaf OOT

  23. saya sedang nyari istri kedua nih.. kan sunahnya empat.. 😆

  24. weleh,..
    kasihan banget,..
    well paling nggak dia sadar dengan keangkuhannya,..
    njrit kasian banget euy,..

    *geleng2

  25. wah cantik itu relatif… cahtik hati itu sangatp enting

  26. Dilema perempuan….
    tapi kenapa harus memaksakan diri untuk dipetik kalau memang bukan orang yang tepat untuk memetik?

  27. nyari yg sempurna?
    tunggu sampai ajal tiba🙂

    …seperti lalat-lalat tidak berguna yang ber-damping-an dengan bunga…

    lalatnya itu musmus?

    *tidur siyang*

  28. hmmm…artikel ini adalah kritik yang membangun kesadaran untuk kita semua😀

    ya memang, takdir bermain dengan caranya yang misterius menurut penilaian manusia. fisik rupawan tidak menjamin takdirnya juga rupawan, fisik buruk tidak berarti takdirnya juga buruk.

    kerendahan hati dan kesadaran lah yang biasanya membawa seseorang kepada takdir yang lebih baik. secantik/seganteng apapun kita, kalo belagu dan tukang milih2 jodoh toh lama2 orang akan malas mendekati kita lagi..ujungnya kita juga yang rugi. banyak pendapat yang mengatasnamakan sikap tidak realistisnya sebagai sikap kehati-hatian, sikap teliti, dll. banyak orang yang frustasi mencari someone’s perfect, mgkn dia lupa kalo dirinya sendiri juga banyak kekurangan. meski dia sudah koreksi diri sehingga perbandingan kuantitas antara kelebihan dan kekurangan dirinya lebih banyak kelebihan dirinya….hmm sensitif sih takut banyak yang tersinggung jadinya😀

    yah, manfaatkanlah golden period untuk menikah sebelum habis jangka waktunya. kalo biskuit aja ada expirenya maka manusia juga gitu:mrgreen: hanya kemurahan Tuhan lah yang bisa mematahkan pendapat saya ini…salam

    *Very nice article mas EM😀

  29. Iya, terkadang memang usia menjadi musuh utama dalam kehidupan kita. Sebenarnya c gak ada yang perlu kita takutkan, karena semua akan berakhir pada satu titik yang kita inginkan entah kapan itu waktunya. Apapun gak akan bisa kita rengkuh bersamaan, karenanya akan ada pilihan. Dan konsekuensi dari pilihan tentu ada yang akan lebih dulu dikorbankan. Mba dalam cerita mas ini harusnya mengerti itu. Bersiap-siap dan mengejar ketinggalan dalam episode kehidupan yang terlewatkan itulah target mba dalam cerita mas ini harus lakukan sekarang. Intinya tetap semangat, apalagi mba ini sudah bisa meraih semuanya.. tinggal satu babak kehidupannya yang harus diselesaikan. Apalagi mba nya ini cantik… waduh, pasti banyak sekali pria yang bermimpi menyandingnya. Jadi kenapa gak mas extrem mainkan aja? He he…

  30. Nikmati menjadi jomblo… ada waktunya nikmati punya pacar…

    -Ade-

  31. Mas mus mau jadi pacar Ade gak? **ditendang nih Ade**

    -Ade-

  32. Hetrixx …. sekalian mumpung sepi.

    -Ade-

  33. @celo
    bukan-kah diri-mu sudah ber-anak lima, wahai celo?😈

    lo kata gw kucing…??? sekali beranak langsung lima…???

  34. Mas mus mau jadi pacar Ade gak?

    *nunggu jawaban musmus sambil nyanyi…*

    cinta bukan hanya sekedar kata
    cinta tak hanya diaaaaam

    *tidur siyang lagi*

  35. asem ik ternyata boneka barbie, cantik ga juga tuh
    masalahnya modelnya bule sih coba kalo pa’le

  36. 🙂
    konsekuensi atas sebuah pilihan, tapi kayanya kakak mu juga menyadarinya
    anw… titip salam and pesan ya (bole ya..bole ya):

    apa yang harus dikejar pada sesuatu yang telah tertulis nama kita
    dan putaran waktu membawa kita mendekatinya
    lalu butuh berapa hati untuk menekurkan keraguan diri

  37. @Mrs.Fortynine😕 dasar narsis

    @bedh
    aku juga ndak bisa men-jawab apa-kah ini tragis atau tidak🙄

    @Mrs.Fortynine
    halah lagi-lagi ge-er…*ingat iklan: “Siapa sih Lo?”*😈
    ndak ngurus, mo tambatin kapal kek, tambatan hati kek, ndak peduli😆

    @warnetubuntu
    Sama-sama bro😉

    @Sawali Tuhusetya
    Aku pikir juga, itu salah satu alasan para laki-laki itu gagal Pak Guru.
    Tentu, selain faktor-faktor lain-nya.😉

    @warnetubuntu
    Hehehe, kebetulan aku hanya memajang distro yang pernah aku pake aja bro, dan Ubuntu masih nunggu di-kirim ama ShipIt:mrgreen:

    @brainstorm
    hmmm, kan kalau empat-empat-nya mati, trus kawin lagi, bisa lebih banyak kan?😈

    @bayu
    Aku bahkan udah capek geleng-geleng lho, karena ter-lalu sering dengar curhatan-nya😐

    @Anang
    Yupe, emang seperti itu yang seharus-nya😉

    @itikkecil
    Persis. Pertanyaan yang sama juga timbul di pikiran-nya ber-tahun-tahun lalu.
    Tapi sekarang, dia bertanya kenapa pertanyaan seperti itu harus ada?
    *itu murni salah satu bagian dari apa yang bicara-kan*

    @caplang™😕 *siram caplang yang lagi tidur*

    @yonna
    Thanks atas tambahan pen-cerahan-nya Na. Aku pasti sharing ini dengan kakak itu🙂

    manfaatkanlah golden period untuk menikah sebelum habis jangka waktunya

    Tapi bukan-kah justru pada masa-masa ini-lah yang ter-sulit bagi banyak orang?🙄

    @undercover

    Bersiap-siap dan mengejar ketinggalan dalam episode kehidupan yang terlewatkan

    Ini bagus, dan ya bro, dia juga sedang ber-siap-siap tapi tentu dengan strategi yang ber-beda dengan yang dulu😉

    kenapa gak mas extrem mainkan aja? He he…

    Jawaban-ku sudah ter-jawab di komen Hanna di-atas🙂

    @Sayap KU
    Ade, bukan-kah kamu sudah punya Pangeran, Awan, Jejaka, dan Ombak?🙂
    Dan mereka semua mengasihi kamu, kan…😉

    celo
    Aku ndak bilang kamu mirip siapa-siapa lho ya, dan bukan-kah itu sebuah pengakuan yang jujur Celo yang emang jujur?:mrgreen:

    @caplang™
    Tanya-ken pada rumput yang ber-goyang aja Plang😈

    @Rommy
    Yupe, itu emang hanya gambar sebuah boneka bro, karena aku harus menyimpan identitas yang sebenar-nya atas per-mintaan yang ber-sangkutan

    @ordinary
    Pasti akan aku sampai-kan bro.😉
    Sebuah bait yang indah. Sering situasi seperti ini emang mengingat-kan kita kalau penyesalan selalu datang ter-lambat🙄

  38. @Mrs.Fortynine
    halah lagi-lagi ge-er…*ingat iklan: “Siapa sih Lo?”* 😈
    ndak ngurus, mo tambatin kapal kek, tambatan hati kek, ndak peduli😆

    sensi amat?😕
    Lagi menstruasi ya Mus?:mrgreen:

  39. Arrrggghhh😕
    *ngiket Siwi pake selotip ber-garansi tahan 1000 tahun*😈

  40. iya bener mas EM, saat golden period emang banyak godaannya…tapi justru disitulah ujian iman dan mental untuk kita…siapa yang rendah hati, sadar dan tau diri insya Allah akan mendapatkan takdir baik dari Tuhan…tapi bagi yang merasa belum puas pilih2 dll maka siap2lah digulung oleh waktu….usia pasti bertambah dari tahun ke tahun…ya kan?!

    bersikap realistis, bertanggung jawab menerima resiko (baik buruk) dan berpikir jauh ke depan…intinya harus melakukan itu sebelum mengambil keputusan segera menikah atau menundanya dulu…salam🙂

  41. “Dan aku akan memilih memusuhi dia daripada harus men-cintai dia”

    Kenapa mas?

  42. *liat Ade yg hetrix*

    Org kalo lagi pacaran itu apa doyan hetrixx ya?? :mrgreen:

  43. *liat komen CY* hmm.. ada isu terbaru neh? apakah ini si ‘jejaka’ nya ya.. *nebar2 gosip*😀

  44. nyari bunga mawar ke kotabaru ah…..:D

  45. Musmus *dibacok* nggak coba ehem-ehem…:mrgreen:

  46. @yonna
    Salut, ter-nyata Yonna sangat bijaksana dalam hal ini. Thanks lho Na, dan btw, kakak-ku itu titip salam buat kamu😉

    @undercover
    Ketika kita sudah meng-anggap se-seorang itu sebagai saudara kita sendiri, yang seharus-nya men-jadi tanggung jawab kita ketika dia dalam keadaan susah atau senang, apakah masih ada rasa cinta di-hati kita?🙄
    Bagi-ku itu tidak akan pernah ter-jadi bro.

    @CY
    Iya bro, gak tahu neh, ada apa dengan Ade🙄

    @warnetubuntu
    Weks, ini nama-nya penyesatan umat😈
    *lempar-lempar CD Ubuntu kaya boomerang*

    @detnot
    Gih sana, nyari bunga, jangan salah pilih Kamboja yaks😈

    @rozenesia
    *bacok Gun 99 kali*😕

  47. Weks, ini nama-nya penyesatan umat😈
    *lempar-lempar CD Ubuntu kaya boomerang*

    hmm… biasanya yg tersinggung karena digosipin itu beneran…😀 *tangkap CDnya trus diinstall..*😀

    *serius* sepupu saya sendiri ada yg seperti ini bro… wajahnya mirip paramitha rusadi tapi sampai sekarang (umur sudah sekitar 45) belum juga nikah… mungkin juga masalahnya seperti yg diatas itu… dia merasa ekstrim kanan dan agak ‘pilih2’

    Ber-dasar-kan kisah nyata dari orang yang aku kenal sangat dekat, se-seorang yang aku anggap seperti kakak-ku sendiri. Ketika dia meminta-ku untuk menemani-nya, sore itu, dia ingin ber-cerita pada-ku. Menuang-kan ke-gelisahan-nya.

    kenapa gak di’deketin’ sendiri aja bro? khan juga masih ‘jejaka’ *siap2 nerima CD ubuntu*

    *serius lagi* cerita yg bagus mas… semoga rahasia Illahi yg satu ini cepat dibukakan kepada dia.. amien…

  48. waks.. blockquotenya kacau.. ada salah ketik lagi.. maksudnya rahasia illahi bukan rahasial *duh* mohon dibetulin ya.. *malu*🙂

  49. @undercover
    Ketika kita sudah meng-anggap se-seorang itu sebagai saudara kita sendiri, yang seharus-nya men-jadi tanggung jawab kita ketika dia dalam keadaan susah atau senang, apakah masih ada rasa cinta di-hati kita?
    Bagi-ku itu tidak akan pernah ter-jadi bro.

    “Tapi boleh kan mas kalo saya mempercayai suatu hal? Bahwa gak pernah ada persahabatan antara cwo dengan cwe, apalagi jika sama-sama masih single tanpa menorehkan sesuatu dalam tanda kutip entah dalam hati si cwo ataupun si cwe. Saya kuatir mas menjadi egois tanpa di sadari… he”

  50. @warnetubuntu
    Kalau wajah-nya mirip Paramitha Rusadi, berarti emang benar-benar manis kan? Dan ya situasi serta pilihan yang mungkin menempat-kan mereka dalam posisi seperti ini😉

    semoga rahasia Illahi yg satu ini cepat dibukakan kepada dia.. amien…

    Semoga ya bro…

    Btw, udah di-perbaiki dengan sukses bro😉

    @undercover

    “Tapi boleh kan mas kalo saya mempercayai suatu hal? Bahwa gak pernah ada persahabatan antara cwo dengan cwe, apalagi jika sama-sama masih single tanpa menorehkan sesuatu dalam tanda kutip entah dalam hati si cwo ataupun si cwe. Saya kuatir mas menjadi egois tanpa di sadari… he”

    Boleh aja Herd, itu kan relatif sesuai dengan perspektif kita masing-masing😛
    Hahaha, gak kok gak egois, aku hanya melihat dia sebagai seorang kakak-ku lho, itu saja, dan aku bener-bener ndak bisa untuk menyukai-nya. Mungkin kalau awal-nya ber-beda bisa aja, tapi ini awal-nya sudah kami yakini sama-sama bahwa kita hanya ber-saudara saja.

  51. salam balik ya Mas…saya minta maaf kalo kata2 saya terkesan nyinggung, sok menggurui, sok tau, sok lain2….gak ada maksut begitu, saya berusaha nyambung ma artikel ini aja kok😀

    *btw saya lebih seneng dikasih duit daripada dikasih pujian loch:mrgreen:

  52. Iya Mus, kenapa nggak sama kamu aja? Coba dech sekali-kali dibayangkan. Kalo cocok, derealisasikan he he he

  53. @marsitol
    Halah ini lagi, aku udah jawab tuh di komen-nya Hanna dan undercover😉

  54. kesepian loooh….
    bo”ong bgt.
    tuuuulht sejuta org ngomntri looo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: