Harga Diri Apa Perlu Di-Kontemplasi?

thumb_kontemplasihargadiri Kita semua tahu kalau umum-nya laki-laki, pasti akan merasa sangat bangga dan cenderung sok kuat dan sok jago arogan dengan yang ada hubungan-nya sama harga diri. Semua-nya yang ber-hubung-an dengan harga diri akan sangat menentu-kan dalam ke-hidup-an se-orang lelaki. Dan seperti-nya juga perempuan tidak ada beda-nya.

Secara arti kata, harga diri yang dalam bahasa Inggris-nya ber-arti Self Esteem itu kurang lebih adalah:

Respek kita sendiri secara realitas dalam mem-pertahan-kan hal-hal atau-pun pengaruh kuat dan menyenang-kan sebagai pem-bukti-an diri yang kita miliki [1]

Aku juga se-orang lelaki yang juga sering men-dewa-kan mementing-kan harga diri-ku di-atas ke-penting-an lain-nya. Dan kita laki-laki nggak usah munafik kalau dalam hidup kita, sering sekali kita me-nafi-kan pikiran yang tenang, hati yang ber-sahabat demi sebuah harga diri. Kalau ada yang komplain, silah-kan jujur.

Entah kenapa malam ini aku tiba-tiba saja, ber-pikir sendiri tanpa sebab mungkin luapan dari gelisah-ku, tentang harga diri-ku yang tanpa aku sadari ter-kadang mem-bawa-ku ter-lalu jauh melihat, menilai, menanggapi, dan memutus-kan. Padahal, di-akhir-nya, aku malah menyesal di-bodohi oleh ke-ego-isan-ku demi sebuah harga diri.

Ya, bagi banyak manusia orang, kita harus mem-pertahan-kan harga diri kita, seperti banyak ujar-ujar yang mengatakan:

Lebih baik ber-kalang tanah, dan ber-mandi darah, daripada harga diri di-injak-injak

Sebuah filosofi yang sebenar-nya mengandung ke-benar-an tapi sekaligus juga tidak selalu benar dan juga tidak salah. Se-tidak-nya menurut-ku๐Ÿ˜‰

Benar, karena dengan begitu kita bisa mem-bukti-kan kalau kita ini bukan manusia yang (lebih khusus laki-laki yang jelas bukan bayut) tidak mudah di-beli, tidak gampang di-iming-imingi, dan juga secara tidak langsung merupakan bukti kalau kita itu memegang teguh apa yang telah men-jadi prinsip kita dalam hidup kita.

Tidak Selalu Benar, karena sering sekali kita ber-tahan bahkan cenderung mem-pertahan-kan prinsip yang merupakan akar dari harga diri dalam tingkat ego-isme yang begitu tinggi, tanpa sempat (sekali lagi tanpa sempat) ber-pikir dengan jernih dan ber-tindak ber-dasar-kan fakta-fakta yang seharus-nya kita per-timbang-kan.

Aku tidak mau ber-panjang lebar, karena inti-nya bukan apa yang kita lihat, tapi apa yang kita rasa-kan. Bukan apa yang telah kita mulai, tapi apa yang akan ter-jadi. Kalau ada di-antara kita yang merasa jengah, merasa tidak puas dengan ini, se-baik-nya kita coba ber-pikir dari sisi kita sendiri, atau mungkin bisa men-coba untuk be-reaksi di-sini dengan konsekuensi pro dan kontra, dengan tujuan satu demi kebaikan kita semua๐Ÿ™‚

Jadi, dalam konteks kontemplasi ini, aku ingin kita ber-kaca bukan untuk meng-ajari kalau mau belajar, sama guru dong๐Ÿ˜› tapi bukan hanya laki-laki, meskipun memang lebih khusus laki-laki, kalau se-baik-nya sebelum kita ber-bicara atas nama harga diri, alangkah baik-nya kalau kita ber-diri di-atas semua fakta, sebelum kita menelan ludah kita sendiri, dan malah mem-buat situasi semakin lebih rumit dari yang seharus-nya.

Ada ide yang lain??? Kalau tidak ada ya nggak apa-apa, dan kalau ada, ini forum ter-buka buat kita semua๐Ÿ˜‰

[catatan:]

  1. Sumber arti kata di-ambil dari sini dengan pemahaman sendiri๐Ÿ˜›
  2. Gambar di-ambil dari sini plus se-dikit penambahan

33 Tanggapan

  1. Konon harga diri berbanding lurus dgn urusan perut. Bener gak yak??
    Embuhlah..
    Pertamax kah??
    Embuh juga..๐Ÿ˜›

  2. Lagi kontemplasi menilai berapa sih harga diri ini.๐Ÿ˜†

  3. Kadang harga diri bisa membutakan akal sehat.
    Kadang pula harga diri menimbulkan keegoisan dlm diri.
    tapi harga diri juga penting jika kapasitas dan takarannya pas.
    ๐Ÿ˜€ timbulkan karisma tersendiri dlm diri kita, maka harga diri itu akan muncul dgn sendirinya.

    wih…panjang…!
    *ini comment apa posting

  4. oiya, jadi inget sherlock holmes yang selalu mendasarkan pada fakta-fakta sebelum menarik kesimpulan. Mungkin karena itu harga diri sherlock holmes tidak terinjak-injak๐Ÿ˜†
    *jahhh kenapa jadi sherlock??* relevankah Bang??

  5. yahh harga diri saya udah ilang buat taruhan…

  6. kita laki laki suka terlalu egois dengan harga diri, padahal wanita bisa tertawa jika melihat harga diri yang dibanggakan itu hanya apa yang disebut kemunafikan..
    Tapi tips juga buat wanita, sebenarnya laki laki tidak akan merasa kehilangan harga dirinya sepanjang dia merasa ” harkat dan eksistensi ‘ sebagai laki laki tidak dikurangi.
    Lha malah bingung khan ????

  7. harga diri.. alias self esteem.. itu kembali ke diri kita masing-masing kali’.
    Bertahun2 tubuh Nelson mandela terpenjara, tetapi harga dirinya tetap menyala…
    dahsyat tuh orang, saya kagum banget ama beliau…

  8. Mas, kalimat yang ini terpotong ya?

    “Aku tidak mau ber-panjang lebar, karena inti-nya bukan apa yang kita lihat, tapi apa yang kita rasa-kan. Bukan apa yang telah kita mulai, tapi apa yang akan ter-jadi. Kalau ada di-antara kita yang merasa jengah, merasa tidak puas dengan”

    Abis “dengan” masih ada lanjutannya gak?

    Harga diri adalah segalanya. Kita wajib menjaga kehormatan diri dan keluarga. Tapi dalam mempertahankannya gak usah ngotot atau pamer, biasa aja kali, kalem meeen!

    Kadang emang perlu kekerasan dalam mempertahankan harga diri, jika udah darurat dan cara kekeluargaan gak mempan pastinya. Kekerasan adalah jalan terakhir, bukan yang pertama harus dilakukan dan dalam hal jika kita diserang duluan oleh orang lain (gak nyerang duluan)๐Ÿ˜€

    Bagi saya, menjaga privasi adalah satu bentuk mempertahankan harga diri. Karena privasi dan harga diri sangat berkaitan, makanya saya gak suka dengan sikap tresspassing dan saya gak segan untuk menegur keras orang tersebut. Makanya itu saya juga menghormati privasi orang lain termasuk pendapat, perasaan dan pandangan berpikirnya. Jika dia mengundang kita masuk ke area privasinya, maka berusahalah untuk bijak alias gak ember….jaga kepercayaan dia terhadap kita๐Ÿ˜€

    Harga diri milik laki2 dan perempuan, muda dan tua, kaya dan miskin, pintar dan bodoh๐Ÿ˜€

    Artikelnya bagus banget mas๐Ÿ˜€

  9. @qzink666
    Mungkin ya, mungkin tidak bro, karena harga diri kan gak melulu masalah perut๐Ÿ˜‰
    *tendang pertamax ke lembah tidar*:mrgreen:

    @danalingga
    Kadang ter-lalu tinggi, tapi kadang juga rendah sekali bro๐Ÿ˜‰

    @Ina
    Yupe, dalam proses-nya kita memang bisa menumbuh-kan harga diri kita, selain dari bakat yang ada dalam diri kita sendiri. Yang penting dalam mem-pertahan-kan-nya, kita harus ber-pikir banyak sisi lain sebelum men-jadi lebih buruk. Thanks Na๐Ÿ˜‰

    @goop
    Hehehe, the greatest Scotland Yard detective๐Ÿ˜› , relevansi secara langsung mungkin tidak ada Goop, tapi seperti-nya itu men-jadi salah satu cara kalau kita mau men-jaga harga diri kita, justru dengan cara yang ber-banding ter-balik seperti dia๐Ÿ˜‰

    @caplang[dot]net
    Di-beli aja bro, di-pasar-an juga banyak kok๐Ÿ˜ˆ

    @iman brotoseno
    Itu yang aku maksud-kan Mas, ter-kadang kita menutupi ke-munafik-an kita dengan sebuah harga diri yang di-tinggi-kan.
    Btw, tips-nya keren juga lho Mas, *save as*๐Ÿ™‚

    @yonna
    Waduh, lagi-lagi Yonna yang meng-koreksi-nya, thanks ya Na, aku udah per-baiki kok๐Ÿ˜ณ
    Nah, lebih tepat-nya, lagi seperti yang kamu bilang kalau kita wajib, dan seharus-nya memang mem-pertahan-kan-nya, tapi sebaik-nya sih dengan cara yang lebih meng-guna-kan nalar dan nurani, tidak hanya sekedar mem-pertahan-kan sebuah harga diri. Karena apa yang sering aku lihat adalah ke-banyak-an dari kita ter-lalu men-dengung-dengung-kan kalau itu memiliki harga diri yang tinggi, sedang-kan kita sendiri malah tidak tahu kalau harga diri kita itu kita sendiri yang me-rendah-kan-nya๐Ÿ™‚

  10. Mus, komengku mungkin agak giman ya…
    Gini, dalam kultur kami, kalau seorang lelaki tidak punya harga diri konon lelaki itu tak akan pernah berhasil atau sukses. Entah darimana filosofi seperti itu. ๐Ÿ™‚

    Tapi, ada saat-saat tertentu kita juga harus mengalah untuk tidak mempertahankan harga diri. Sejauh hal itu tidak terlalu merendahkan martabat kita sebagai manusia.

    Harga diri itu penting dan mahal harganya. Tapi, ya , intinya mungkin harus bisa menempatkan diri.

  11. harga diri memang perlu, bung militis, tapi kalau terlalu berlebihan, bisa terjebak ke dalam sikap takabur dan arogan, *halah*
    dalam kultur jawa tuh malah ada idiom: “sedumuk bathuk senyari bumi” yang mengisyaratkan makna, apa yang menjadi hak2 kita harus dipertahankan dengan segenap jiwa dan raga, hehehehe๐Ÿ˜† walah, nyambung ndak nih sama topiknya, Bung Militis? hehehehehe:mrgreen:

  12. Kadang seseorang mencoba mempertahankan apa yang telah ia yakinkan meski itu bukan sebuah kebenaran yg Mutlak demi sebuah Harga Diri.

    Tolong diperjelas maksud-nya ya Mas, karena aku hanya-lah seorang yg masih mempertanyakan Harga Diri Ku.๐Ÿ˜†

  13. yahaha bener-bener banget….mendengung2kan punya harga diri tinggi padahal dia sedang merendahkan harga dirinya sendiri๐Ÿ˜€

    gak usah emosi kali ya….kalo kita pandai membawa diri dan bersikap toh kita gak perlu kuatir harga diri terinjak2๐Ÿ˜€

    *makasih buat revisinya jadi enak dan jelas bacanya

  14. harga diri memang biasanya berhubungan dengan prinsip. tapi prinsip yang dipertahankan semestinya yang masuk akal. karena kalo sudah ndak masuk akal bisa2 kita dianggap berpikiran sempit, bukannya mempertahankan harga diri.
    bener ndak ya?๐Ÿ™„

  15. Topik bahasannya berat nih .. seberat mempertahankan harga diri, yang rela kehilangan nyawa hanya untuk harga diri.

    Berat nih .. apakah hidup itu sendiri tentang harga diri?? apakah harga diri harus selalu bersanding dengan kekerasan??

    Bagaimana kalo harga diri diganti dengan kemuliaan. Ketika kita dihina, kita balas dengan berbuat baik. Ketika kita diinjak2, kita balas dengan menolong orang lain ..

    Hmmm .. kaya’nya ga keren ya .. jadi mending dengan kekerasan aja kali ya yang lebih seru. Kalo dihina, kita gebuk aja yang menghina. Kalo diinjak2, kita tunjang aja orang menginjak .. keren ga ya??

    Topiknya berat ah .. koq soal harga diri sih?? emang gara2 keledai naik, tempe jadi naik, terigu naik, roti jadi naik, minyak tanah hilang trus harganya naik .. trus, trus, apakah ini bukan harga diri??

    Indonesia katanya kaya raya alamnya. Koq cue aja tuh, diinjak2 negara tetangga?? .. bingung Mus .. apakah harga diri itu memang harus bersanding dengan kekerasan atau kemuliaan ya??

  16. Ade udah 3x baca bolak balik… masih gak tahu harus comment apa jika bicara soal harga diri bagi laki-laki… yang pasti “gentleman adalah laki-laki yang memiliki harga diri” … jadi be gentleman๐Ÿ™‚

    -Ade-

  17. satu-satu nya yang paling berharga di laki-laki..
    idealisme..

    yah..
    *ngelus dada*
    untung enggak jadi lelaki..
    *tetep ngelus dada*
    *ngelus dada berkelanjutan*
    *kabur sambil ngelus dada*

  18. johhhh……harga diri? entah suda terbuang kemana harga diri saia semenjak saia difelihara oleh betina saia……..

  19. Berat nih… *ikutan bang erander*
    Ya juga, menurutku harga diri nggak selalu kepada kekerasan hati atau bagaimana, memperlihatkan kelembutan apa termasuk menjaga harga diri?๐Ÿ˜•
    *anak yang nggak ngerasa apa-apa ketika disuruh-suruh ‘seseorang’ terus*

  20. apa jadinya laki2 tanpa harga diri?
    bagai jasad tanpa nyawa
    bangkai yang terbengkalai
    digasak habis oleh burung gagak
    hina

    *kemudian saya sirna*

  21. Menepati janji itu harga diri..
    Menjaga komitmen itu harga diri..
    Bersikap dan berperilaku itu harga diri..
    Dan banyak lagi variabel2 pembuktian sebuah harga diri..
    Namun dalam kondisi tertentu harga diri kita juga ikut ditentukan oleh lingkungan sekitar kita, istri kita, pacar mungkin, anak2 kita, komunitas kita yang mewakili sebuah ke aku an dalam berkelompok dari yang terkecil sampai yang terbesar.
    Jadi buat apa, kita boleh mematok tapi tetap saja orang lain yang akan menilai.
    Jadi bersikap elegan aja sebisa mungkin saya kira.. paling tidak kita akan dihargai, alhasil tak perlu lagi kita menjadi terbebani perihal harga diri.

    Wacana yang ciamik mas, salut!

  22. ntar…ntar…. sorry ya mas exmus…๐Ÿ˜‰ atau mbak milis ?:mrgreen:

    dari membaca beberapa komentar diatas, saya rasa ada sedikit “kekurangtepatan” dalam mengartikan harga diri.๐Ÿ™‚

    secara umum, konteks besar tentang manusia itu dilihat dari self-concept (konsep diri). konsep diri bersifat netral, lepas dr unsur penilaian, dan mencakup keseluruhan konsep seseorang terhadap dirinya.

    di bawahnya baru terdapat self-esteem, yang scr umum diartikan self-esteem. yang sering kali disamakan dan dikacaukan dengan self-respect, self-value, self-worth, dlllll….

    tapi, self-esteem bukanlah seperti itu. Self esteem berhubungan dengan PENILAIAN secara umum seseorang terhadap dirinya sendiri.

    Penilaian pertama (dari definisi pertama) adalah berhubungan dengan Kompetensi dan Capability. Yaitu penilaian sso apakah dirinya mempunyai suatu kompetensi atau kemampuan untuk melakukan/mengerjakan sesuatu. Dari sini lahirlah self-efficacy, yg berhubungan dgn perbandingan antara kompetensi real (yg sebenarnya) dgn tugas yg akan dikerjakan. Smntara self-esteem tidak melihat perbandingan itu.

    Penilaian kedua, berhubungan dengan kepribadian (contohnya : I believe I am a good man, dll)๐Ÿ˜‰ Penilaian ini berhubungan penilaian terhadap karakter dan kepribadiannya. Ini berkaitan dengan self-confidence (multidimensi), self-respect (kemampuan intrapersonal), self-worth, dll.

    Dari situ baru kemudian dikembangkan kemana-mana, termasuk soal harga diri yang berhubungan dengan budaya, prinsip, sifat-sifat manusia yg lain, dan masih banyak lagi.

    Tapi sebenarnya self-esteem itu simpel aja. Bagaimana kita MENILAI diri kita secara umum. Apakah menurut kita, diri kita itu berharga, seberapa berharga, apa yang patut dihargai, bagaimana mengaplikasikan penghargaan thdp diri sendiri itu, dlllll…..

    Dan ini bisa diterapkan disegala bidang, termasuk di akademik (pendidikan), pergaulan sosial, asmara, dan bisa juga di dunia blog.๐Ÿ™‚

    masalah yg sering timbul dalam self-esteem itu adalah seringkali penilaian itu tidak cocok dengan kenyataannya. Misalnya kita menghargai diri kita terlalu rendah sehingga bisa timbul perasaan minder, kurang pede, dll. Atau terlalu tinggi yang menimbulkan narsisisme, over-estimated, over confidence, tidak melihat kenyataan, dlsb…

    tapi kalau dihitung dgn duit, kira-kira berapa ya harga diri seseorang ?:mrgreen:

    *masalahnya ada yg bilang, diriku tidak bisa dibeli dgn apapun. padahal kalau dikasih 1 Milyar dollar, langsung nyerah*:mrgreen:

    *sorry kalau jadi ngeblog mbak milis… eh mas exmus.*๐Ÿ˜‰

  23. Saya masih ndak bisa menilai harga diri saya dan juga orang lain…๐Ÿ˜‰

  24. @atapsenja Selaras dengan apa yang aku pikir-kan kok Han. Harga diri itu perlu, dan ya itu benar. Dan ya juga, jangan sampai kita memaksa untuk mem-pertahan-kan harga diri padahal kita berada di atas rel yang salah๐Ÿ˜‰

    @Sawali Tuhusetya Benar Pak Guru, bahkan sampai tetes darah ter-akhir pun kita harus mem-pertahan-kan apa yang seharus-nya men-jadi hak kita, tapi bukan hak orang lain yang kita rampas kan? Thanks Pak Guru, idiom-nya keren juga๐Ÿ˜‰ Tapi, sering sekali apa yang aku temu-kan malah dongeng harga diri yang ke-bablas-an lho Pak๐Ÿ˜

    @goes Nah itu yang aku maksud, dan bukan hanya se-seorang, kita-pun sering seperti itu goes. Menurut-ku sebenar-nya itu begini, hal yang seperti itu emang sah-sah aja, tapi alangkah baik-nya kita meng-analisa, ber-pikir, dan me-libat-kan nalar sebelum kita men-jadi-kan segala se-suatu itu men-jadi lebih rumit demi sebuah harga diri
    @yonna

    kalo kita pandai membawa diri dan bersikap toh kita gak perlu kuatir harga diri terinjak2๐Ÿ˜€

    Yupe Yonna, sedikit banyak-nya seperti itu. Sama-sama Na๐Ÿ˜› @tukangkopi Bener bro. Menurut-ku sih se-harus-nya seperti itu, tapi ego kita ter-lalu sering untuk me-lakukan se-balik-nya๐Ÿ˜

    @erander

    Topik bahasannya berat nih .. seberat mempertahankan harga diri, yang rela kehilangan nyawa hanya untuk harga diri.

    Waduh gimana ya bang, mungkin kompleksitas-nya, ya sangat kompleks, dan kalau sampai rela ke-hilang-an nyawa, itu yang masih aku pikir-kan apa-kah sudah benar seperti itu๐Ÿ™‚

    apakah hidup itu sendiri tentang harga diri?? apakah harga diri harus selalu bersanding dengan kekerasan??

    Tentu tidak bang, hidup tidak melulu tentang harga diri. Tapi sering-nya memang harga diri di-relasi-kan dengan sebuah ke-keras-an๐Ÿ˜ฆ

    Bagaimana kalo harga diri diganti dengan kemuliaan. Ketika kita dihina, kita balas dengan berbuat baik. Ketika kita diinjak2, kita balas dengan menolong orang lain ..

    Ada baik-nya juga seperti ini bang, tapi mungkin ini akan sangat ter-gantung pada konteks masalah yang sedang di-hadapi.

    jadi mending dengan kekerasan aja kali ya yang lebih seru. Kalo dihina, kita gebuk aja yang menghina. Kalo diinjak2, kita tunjang aja orang menginjak .. keren ga ya??

    Hahaha, se-baik-nya sih tidak langsung seperti itu Bang, menurut-ku malah ga keren sama sekali lho. Bukan-kah masih ada cara yang lebih elegan yang siapa tahu bisa mem-balik-kan ke-ada-an, kita menang, harga diri kita juga ter-jaga.

    koq soal harga diri sih?? emang gara2 keledai naik, tempe jadi naik, terigu naik, roti jadi naik, minyak tanah hilang trus harganya naik .. trus, trus, apakah ini bukan harga diri??
    Indonesia katanya kaya raya alamnya. Koq cue aja tuh, diinjak2 negara tetangga?? .. bingung Mus .. apakah harga diri itu memang harus bersanding dengan kekerasan atau kemuliaan ya??

    Kalau ini memang menyangkut harga diri sebuah bangsa bang, dan ini memang harus kita per-tahan-kan. Tapi bukan dengan cara memaki-maki, meng-hujat, dan segala cara yang malah akan semakin mem-buat bangsa kita ter-puruk. Kita bisa mem-pertahan-kan-nya dengan menunjuk-kan kalau itu bangsa yang ber-martabat, bukan bangsa peng-hujat. Dan aku lebih memilih kalau harga diri itu di-sanding-kan dengan ke-mulia-an yang ber-adab dan ber-martabat, bukan dengan ke-mulia-an yang mem-buat kita men-jadi sombong bang๐Ÿ™‚

    @Sayap KU
    Hehehe, emang seperti itu De. Inti-nya kan bagaimana men-jaga agar harga diri kita yang ingin kita jaga malah ter-rendah-kan๐Ÿ˜‰

    @ulan
    Seperti-nya bukan hanya laki-laki deh, perempuan juga memiliki ideal-isme, aku percaya itu๐Ÿ˜‰
    Btw, mana dada-nya Lan?๐Ÿ˜ˆ

    @Hoek Soegirang
    Apa perlu lapor Polisi buat nyari-nya, apa di-iklan-kan aja bro?๐Ÿ˜›

    @Goenawan Lee
    Mungkin tidak se-extrem itu Gun๐Ÿ™‚ , inti-nya kan bagaimana kita mem-pertahan-kan-nya dengan cara yang lebih baik, tidak sekedar keukeuh ber-tahan padahal bukan pada rel yang benar.

    @brainstorm
    Yupe, laki-laki harus memiliki harga diri, karena itu ciri khas kita sebagai laki-laki, dan juga sebagai manusia.
    Tapi, hendak-nya jangan lantas meng-anggap bahwa demi harga diri kita lantas mengorban-kan diri kita sendiri kan?๐Ÿ˜‰

    @undercover

    Menepati janji itu harga diri..
    Menjaga komitmen itu harga diri..
    Bersikap dan berperilaku itu harga diri..

    Aku setuju dengan ini Herd.๐Ÿ˜‰
    Hmmm, pendapat-mu seperti-nya selaras dengan “Kalau kita ingin di-hargai, hargai orang lain ter-lebih dahulu”๐Ÿ˜‰

    @Pyrrho
    Wah ini nih pakar psikologi-nya. mbak milis๐Ÿ˜• *timpuk fertob pake panggilan mbak milis*๐Ÿ™‚
    Benar seperti apa yang bro kata-kan, bagaimana cara kita menempat-kan harga diri kita di situasi yang tepat. Dan sebaik-nya itu balance, tidak ada kesan di-rendah-kan, dan tidak ada tendensi meninggi-kan. Apa yang ingin aku ungkap-kan di-sini kurang lebih, karena aku sangat sering melihat kalau kita meletak-kan penilaian ter-hadap harga diri kita itu tidak tepat, dan cenderung men-cipta-kan konflik.

    @Praditya
    Ndak apa-apa kok Dit๐Ÿ™‚

  25. lho, mbak milis itu kan kerjaannya Mbak Nott… saya cuma nerusin aja kok…๐Ÿ™‚

    maksud saya diatas kurang lebih, self-esteem (dlm psikologi) itu berbeda dengan harkat, martabat, dan juga nama baik.

    seperti contoh dari undercover :

    Menepati janji itu harga diri..
    Menjaga komitmen itu harga diri..
    Bersikap dan berperilaku itu harga diri..

    apakah ada unsur penilaian terhadap diri disitu ?๐Ÿ˜‰

    atau komentarnya yonna :

    Harga diri adalah segalanya. Kita wajib menjaga kehormatan diri dan keluarga. Tapi dalam mempertahankannya gak usah ngotot atau pamer, biasa aja kali, kalem meeen!

    itu bukan pengertian dari self-esteem (harga diri). lebih cocok pada martabat atau nama baik atau kehormatan.

    Tapi memang sepertinya pengertian harga diri (self-esteem) seperti inilah yang sering dipakai ya ? Menurut saya bisa saja, tetapi jadi tmpang tindih sama pengertian martabat, harkat, kehormatan, nama baik, dlll…

    Dalam beberapa tes kepribadian ttg self-esteem, pengertian harkat, martabat, nama baik, dll itu memang nggak dimasukkan. Jadi seberapa besar seorang menilai dirinya sendiri, itu yang jadi patokan harga diri (self-esteem).

  26. pride is all i have n won’t let others take it away from me

  27. ya , harga diri kadang buat pusing . Ya karna masalah harga diri kadang kita ngga pernah mikir logika , gelap mata , dan jadilah kita berbuat yang merusak harga diri itu . Yang jelas hargai diri mulai dari diri sendiri , Hargai juga orang lain kalau kita tidak mau harga diri kita diinjak .
    yang jelas pria dan wanita , sama – sama punya harga diri . Tapi dalam rumah tangga tetap ada nilai lebih bagi harga diri laki-laki karena ia adalah pemimpin dalam rumah tangga , Jangan tanya kenapa harus begitu , tapi tengiklah makna yang terkandung dengan hati yang bersih.

  28. Harga diri lelaki.
    Kita yang merasa memiliki sifat arogan di atas perempuan pada dasarnya merupakan watak yang dititiskan moyang kita.
    Mendengar kisah penciptaan ADAM dan HAWA. Kita merasa bangga bahwa Tuhan menciptakan kaum lelaki terlebih dahulu. Sedangkan HAWA yang mewakili kaum perempuan diciptakan dari tulang iga ADAM.
    Budaya Patrilineal ikut mendukung keberadaan kita sebagai laki-laki.
    Raja-raja Nusantara mayoritas laki-laki memberi semangat tuk menang di atas perempuan.
    maka, sadarilah bahwa dunia adalah dua sisi keping koin. Tiadalah seseorang disebut lelaki bila tak ada manusia yang disebut perempuan. Tiada Surga jika neraka tak diciptakan.

  29. @Pyrrho
    Hmmm, tambahan yang sangat menarik, thanks bro๐Ÿ˜‰

    @’K,
    yupe, we should keep it as is bro. but don’t let it stir up troble, ok?๐Ÿ˜‰

    @realylife
    Yah, kita memang harus mem-pertahan-kan harga diri kita, tapi harus dengan cara yang benar dan seperti juga bro amin-kan dengan meng-guna-kan logika

    @epiet
    Apa yang mas/mbak kata-kan emang ada benar-nya, tapi apa yang aku maksud lebih ke pemahaman dan penerapan sebuah harga diri itu sendiri. Ketika semua-nya ter-nyata tidak pada tempat yang tepat, dan harga diri bukan-lah men-jadi sebuah harga mati, bagaimana-kah kita menyikapi-nya dengan ber-dasar pada harga diri kita, ada ide?๐Ÿ™„

  30. berapa harga dirimu, mus?:mrgreen:

    *komen OOT, masih jet lag*

  31. @cK
    halah, 1 jam doang kok jet lag๐Ÿ˜•
    *ngirim obat tidur buat cK* biar komen-nya nggak OOT mulu๐Ÿ˜ˆ

  32. @mas Pyrrho
    oh gitu ya? harga diri adalah cara kita menilai diri sendiri…hmmm iya juga ya….kalo love yourself itu berarti harga diri juga ya?!

    *mangkin mumed:mrgreen:

  33. Harga diri adalah ciri kelelakian (sory cewe) dari jaman monyet saat mencari cinta dengan cara berkelahi, sampai cara-cara pada jaman sekarang yang mendewakan kejantanan dan maskulinitas. Namun yang pasti harga diri merupakan sebuah hasil pemikiran tentang keinginan seseorang untuk mempertahankan eksistensinya di dunia ini *halah*

    *kabur*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: