Kesan-ku Pada Salah Satu Episode Nanny 911

 thumb_nanny911 [PS: Aku tidak ber-maksud untuk ber-psikologi ria karena aku bukan ahli-nya , hanya pengen sharing aja, karena menurut aku ini mungkin ber-guna buat kita]

Ada yang pada pernah nonton “Nanny 911” ? Acara reality show yang di-tayang-in sama salah satu stasiun televisi swasta?. Kebetulan kemarin hari Minggu, aku nonton acara-nya untuk per-tama sekali dan menurut-ku episode yang itu sangat menarik selain karena acara in emang di-tuju-in untuk problem solving keluarga, juga mem-bukti-kan kalau ter-nyata anak kecil sekali-sekali di-biasa-in buat menyelesai-kan masalah-nya sendiri, tanpa turut campur orang tua. Nah lho?

Cerita-nya begini nih…

Pak Lik Soeharto Mati

Pak Lik Soeharto Akhir-nya dia mati. Aku tidak tahu, ber-pikir-pun dia tidak tahu
Se-andai-nya-pun dia tenang dalam mati-nya
Itu karena dia memang ingin mati dan pasrah
Kalau-pun dia tidak tenang dalam mati-nya
Itu karena memang sudah waktu-nya dia harus mati

Ter-serah dia mau atau tidak
Aku lihat terik mentari, semua sedih, tapi mereka juga ter-tawa ter-bahak-bahak dengan muka ber-semu merah
Aku rasa sengat matahari, semua senang dan tertawa, tapi mereka juga menangis sendu dengan mata bengkak me-merah

Yang ter-sisa hanya tangis dan tawa
Tapi ada juga ke-gembira-an, ke-bangga-an sekaligus ke-duka-an
Seperti kata pepatah ber-kata
“Gajah Mati Meninggal-kan Gading, Manusia Mati Meninggal-kan Budi”
Entah dia baik, entah dia buruk, biar hati, rasa dan otak yang ber-putar menebak
Baik bagi mereka, belum tentu baik untuk mereka juga
Buruk untuk mereka, belum tentu buruk bagi mereka juga

Dia pernah dengan gagah-nya naik ke Istana itu
Tapi dia juga pernah dengan menunduk lengser di-amuk mereka
Dia pernah jadi Pahlawan, semua orang ber-lomba menjilat kaki-nya
Dia pernah jadi Pesakitan, semua orang ber-lomba meng-injak-injak-nya
Kita yang memilih, di-maaf-kan atau me-maaf-kan

Akan-kah Kita Seperti Ini, Nanti???

thumb_childrenofmenimages Sore ini, aku lagi ter-paku pada se-buah film keluaran 2006 yang di-putar di HBO, sebuah film tentang hilang-nya sisi ke-manusia-an, dan bukan tidak mungkin hilang-nya sebuah per-adab-an di masa depan oleh karena tingkah manusia sendiri.

Film yang ber-judul “Children of Men[1] secara gamblang meng-gambar-kan hilang-nya moral dan juga penuh dengan warna kelam suram manusia. Di-tambah lagi dengan perjalanan panjang, penuh dengan darah, yang di-jalani oleh se-orang Ibu yang sedang mengandung dan akan me-lahir-kan se-orang bayi setelah 18 tahun tidak satu-pun bayi yang di-lahir-kan, dalam usaha menyelamat-kan sang Ibu dan bayi-nya yang di-kultus-kan sebagai ikon yang bisa menyelamat-kan zaman ter-sebut.

Jadi, ada apa dengan kita nanti ?

Saya Tahu ???

thumb_dokterdanpasien Ini mungkin pertama sekali aku mem-posting sesuatu yang sedikit ber-bau spiritual, menurut-ku. Dan beberapa dialog ini aku ambil dari email yang di-forward teman-ku semalam. Meskipun sangat sederhana, tapi jujur mem-buat aku tenang dan semakin kuat menyikapi tentang “hal ini”. Aku tahu mungkin tidak ber-arti bagi kamu, dia, mereka, tapi bagi-ku makna-nya begitu besar.

Apa yang Saya tahu ?

Bagaimana Kalau Dia Dan Kamu Berbeda?

cintaduakutub-thumbnail Semalam aku di-telepon oleh salah seorang sahabat-ku, seorang pria gagah yang sudah cukup mapan, dan yang pasti selalu ber-pakaian rapi. Dan pagi ini aku baru saja di-telepon oleh salah seorang sahabat-ku, seorang gadis yang manis dengan jilbab-nya yang selalu matching dengan pakaian yang di-kena-kan-nya.

Mereka ber-dua adalah sepasang kekasih yang sudah cukup lama men-jalin hubungan yang seperti-nya menurut-ku ber-jalan dengan baik sekali. Dan sekarang mereka menelepon-ku untuk ber-bagi cerita dan menanya-kan per-timbangan-ku akan hubungan mereka, karena mereka berencana untuk kawin lari. 😮

Yupe, mereka sedang mengalami masalah berat…

Cantik Dalam Kesendirian

Ber-dasar-kan kisah nyata dari orang yang aku kenal sangat dekat, se-seorang yang aku anggap seperti kakak-ku sendiri. Ketika dia meminta-ku untuk menemani-nya, sore itu, dia ingin ber-cerita pada-ku. Menuang-kan ke-gelisahan-nya.

Aku sudah meminta izin-nya untuk menuang-kan ini, disini, dan Aku ber-doa untuk-nya agar segera men-dapat-kan jodoh yang di-pilih-kan Tuhan untuk-nya.
Ya, aku masih melihat ke-cantik-an itu di wajah-nya…

Film Tidak Jelas dan Pesan Moral

achinesetallstory - cover Menghabis-kan malam nonton tivi sebenar-nya bukan hobby-ku (mending nonton DVD bajakan 😈 ) , hanya saja intro scene Gala Sinema-nya SCTV dengan judul “A Chinese Tall Story “, memaksa-ku untuk duduk manis (di-tambah sedikit tidur-tidur-an 😆 ) di depan tivi. Bagaimana tidak, dari judul-nya saja, aku agak sedikit bingung dan penasaran, soal-nya kalau di-artikan dalam bahasa Indonesia, judul film tersebut kira-kira seperti ini, “Sebuah kisah dari Cina yang di-ragukan kebenaran-nya“. Nah lho?

Di-balik ke-tidak jelasan-nya dari segi kekuatan cerita dan akting para pemeran-nya, yang jelas-jelas ndak mungkin dapat Piala Oscar, aku menemukan ada beberapa hal yang juga bagus menurut sudut pandang-ku dari filem ini.