Aku Sedih, Aku Marah, Aku Bingung

sedihgrunge_thumb Hari ini aku sedang sedih, aku sedang marah, dan aku sedang bingung. 👿

Ketika kita telah menyayangi se-seorang dengan se-genap hati dan perasaan kita, apa yang kita harap-kan dari-nya??? Apakah ke-bohong-an masa lalu masih bisa kita tolerir demi yang nama-nya cinta, ketika akal, logika dan perasaan kita tidak bisa men-toleransi-nya?

Kalau bagi-ku satu hal yang ter-penting ketika kita meng-amin-kan sebuah komitmen adalah Ke-jujur-an. Ini ter-amat penting lebih dari apa-pun yang bisa ku-harap-kan dari orang yang ku-cinta-i, karena hanya dengan ini kita bisa saling mem-percaya-i, bisa saling menerima, bisa saling men-dukung, karena sebuah ke-jujur-an akan men-jadi embrio ke-terbuka-an yang aku yakin akan lebih baik ketika kita menyayangi dan di-sayangi.

Meskipun ter-kadang bahkan sering ke-jujur-an sangat-lah menyakit-kan bahkan mungkin lebih kejam dari pedang ber-mata dua, di-mana kita tidak tahu sisi mana yang lebih baik. Tapi aku tetap percaya dan memilih untuk merasakan sakit yang se-sakit-sakit-nya di awal dengan dasar ke-jujur-an, daripada me-rasa-kan sakit yang se-sakit-sakit-nya di akhir ketika semua-nya ter-ungkap 😦

aku masih sedih, marah dan bingung…