Aku Sedih, Aku Marah, Aku Bingung

sedihgrunge_thumb Hari ini aku sedang sedih, aku sedang marah, dan aku sedang bingung. 👿

Ketika kita telah menyayangi se-seorang dengan se-genap hati dan perasaan kita, apa yang kita harap-kan dari-nya??? Apakah ke-bohong-an masa lalu masih bisa kita tolerir demi yang nama-nya cinta, ketika akal, logika dan perasaan kita tidak bisa men-toleransi-nya?

Kalau bagi-ku satu hal yang ter-penting ketika kita meng-amin-kan sebuah komitmen adalah Ke-jujur-an. Ini ter-amat penting lebih dari apa-pun yang bisa ku-harap-kan dari orang yang ku-cinta-i, karena hanya dengan ini kita bisa saling mem-percaya-i, bisa saling menerima, bisa saling men-dukung, karena sebuah ke-jujur-an akan men-jadi embrio ke-terbuka-an yang aku yakin akan lebih baik ketika kita menyayangi dan di-sayangi.

Meskipun ter-kadang bahkan sering ke-jujur-an sangat-lah menyakit-kan bahkan mungkin lebih kejam dari pedang ber-mata dua, di-mana kita tidak tahu sisi mana yang lebih baik. Tapi aku tetap percaya dan memilih untuk merasakan sakit yang se-sakit-sakit-nya di awal dengan dasar ke-jujur-an, daripada me-rasa-kan sakit yang se-sakit-sakit-nya di akhir ketika semua-nya ter-ungkap 😦

aku masih sedih, marah dan bingung…

Iklan

Kenangan Tidak Selalu Baik

thumb_kenangan Ketika kita men-jalani kehidupan saat ini, sering sekali kita ter-jebak pada kisah-kisah di masa lalu kita dengan seseorang, dengan orang lain, atau-pun dengan diri kita sendiri. Sebenar-nya itu sah-sah saja, karena mungkin dengan cara itu kita bisa meng-intropeksi diri kita sendiri, agar men-jadi lebih baik.

Tapi kenangan itu tidak selalu baik…

Sebuah Kejujuran – First Verse

thumb_siluetbintang Entah kenapa sore ini, aku ingin sendiri, duduk di-salah satu pojokan karang di sebelah delta yang ter-bujur, satu per-satu kenangan-ku akan masa lalu-ku ter-urai, satu-satu cerita di masa lalu-ku ter-kuak saat ini, semua tentang masa-masa gelap-ku dulu, ketika aku sedang duduk di pinggir pantai ini, yang aku sengaja tanpa teman, aku sendiri, dan aku sangat menikmati kesendirian-ku agar aku bisa dekat dengan Sang Pencipta-ku dan alam-ku.

Aku masih ingat kalau dulu aku itu…

Jodoh Di Tangan Tuhan ?

trueloveyd2.gif

Prologue:

Berangkat dari diskusi-ku dengan yang ngaku-nya manis lagi imut terus :mrgreen:, aku dengan lugu-nya plus sedikit paksaan 😈 menceritakan ke Siwi alasan-ku masih nge-jomblo ampe saat ini, di-umur-ku yang se-begini *halah sok tua* (minjem istilah siwi). Kesimpulan-nya yah aku ngerasa kalau sulit sekali buat nge-dapet-in cewek-cewek yang gak labil di zaman sekarang ini. Semua-nya udah ter-kontaminasi dengan pikiran negatif tentang cowok yang terlalu gaul-lah, suka nge-mainin anak gadis orang-lah, tipikal habis manis sepah dibuang-lah, dan lebih ekstrim-nya lagi cowok-cowok sekarang lebih di-curigai meng-guna-kan prinsip, “Easy Come, Easy Fuck, Easy Go” 😈

Tidak, aku gak mau mem-pertentang-kan tentang masalah ini itu urusan pakar-pakar cinta, itu urusan nanti. Justru, sekarang aku ingin ceritain pengalaman pribadi-ku dulu, sekedar untuk dibaca boleh, untuk di-jadikan bahan perbandingan juga boleh, dan ini kisah yang sebenar-nya aku alamin (sumfeh ane zuzur), gak aku tambahin dan gak aku kurangin hanya di-persingkat saja sebelum semua-nya ke-tiduran 😉 . Oh ya, cerita ini bukan dengan cinta pertama-ku, tapi dengan seseorang yang pertama kali benar-benar aku cinta-i dan men-cintai-ku.
Sebuah kisah tragis (sangat gak mirip ama T*****c, jadi bagi para penggemar film yang satu itu, jangan harap!!! 😈 ) …